Berita, Nasional

Usai tuding Tiyo Ardianto terafiliasi politik, anggota BEM Bersatu disorot, kampus ramai klarifikasi

Repelita.net

17 June 2026 20:19 WIB • 757 view

Usai tuding Tiyo Ardianto terafiliasi politik, anggota BEM Bersatu disorot, kampus ramai klarifikasi
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan publik kini beralih kepada sepuluh orang yang mengklaim diri sebagai bagian dari aliansi BEM Bersatu.

Kelompok ini memicu kehebohan setelah melontarkan tuduhan bahwa mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, merupakan sosok yang ditunggangi kepentingan politik praktis.

ADVERTISEMENT

Dalam pernyataan resmi pada Selasa, 16 Juni 2026, juru bicara aliansi, Rahmat Djimbula, menyebut gerakan mahasiswa saat ini telah kehilangan jati diri.

"Kami BEM Fakultas bersatu menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elit dalam perebutan kekuasaan," tegas Rahmat.

Ia bahkan mengaitkan Tiyo dengan jaringan politik tertentu dengan menyinggung kepemilikan mobil yang diduga milik kerabat petinggi partai.

"Kami menilai, sejumlah aksi mahasiswa mulai kehilangan arah. Ditandai minim kajian, lemahnya argumentasi dan ketidakjelasin substansi tuntutan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah gerakan masih berpihak kepada rakyat atau disusupi agenda tertentu," tambahnya.

Namun, pengakuan mereka yang mengklaim mewakili organisasi mahasiswa dari berbagai kampus justru memicu gelombang bantahan dan klarifikasi dari institusi bersangkutan.

BEM Fakultas Psikologi UNJ mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan delegasi ke kelompok tersebut dan menegaskan bahwa Ahmad Ghazy bukan lagi mahasiswa aktif.

"BEM FPsi UNJ tidak pernah memberikan persetujuan kepada pihak tersebut untuk mewakilkan dan menggunakan nama BEM FPsi UNJ," tulis keterangan resmi mereka.

Situasi serupa terjadi pada klaim keterwakilan dari Universitas Pamulang yang dibantah oleh aliansi mahasiswa setempat melalui unggahan di akun Instagram @aliansimahasiswaunpam.

"Unpam tidak mempunyai BEM dan beliau atas nama Alfi berkhianat dan menyatakan sikap mendukung program MBG. Yang kita jadikan permasalahan kenapa mengaku-ngaku sebagai ketua BEM, di unpam hanya ada HIMA dikarenakan BEM sudah lama dihapus oleh kampus," tegas pernyataan tersebut.

Pihak Institut STIAMI juga memberikan keterangan bahwa organisasi yang disebut sebagai perwakilan fakultas mereka tidak pernah ada di lingkungan kampus tersebut.

Penegasan terakhir datang dari BEM FTI UBSI yang membantah secara resmi bahwa salah satu anggotanya ikut serta dalam konferensi pers yang digelar BEM Bersatu.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang mencantumkan nama BEM FTI UBSI dalam konferensi pers terkait dugaan keterkaitan Letjen (Purn) Setyo Sularso dan Tiyo Ardianto, kami menyampaikan bahwa BEM FTI UBSI tidak pernah menghadiri maupun mengirimkan perwakilan pada konferensi pers tersebut," demikian klarifikasi mereka. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung