Repelita Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan pedas dengan menyebut pelaku penembakan di acara White House Correspondents' Dinner sebagai "orang gila" yang tidak waras, namun fakta di balik identitas terduga justru mengungkap sosok yang sangat terpelajar .
Cole Thomas Allen (31), pria yang kini mendekam di balik jeruji besi itu ternyata memiliki karier cemerlang sebagai seorang guru dan berhasil menyandang gelar Magister Sains dari sebuah kampus elite di Amerika Serikat .
ADVERTISEMENT
"Sepertinya dia tinggal di California, dan dia orang sakit, sangat sakit," ujar Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih tidak lama setelah insiden berdarah pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat .
Namun di balik predikat "sakit" yang dilekatkan presiden, rekam jejak akademik Allen justru menunjukkan kapasitas intelektual yang luar biasa karena ia merupakan lulusan California Institute of Technology atau Caltech, salah satu kampus sains dan teknologi terbaik di dunia .
Allen menyelesaikan studi sarjananya pada tahun 2017 di Caltech, kemudian melanjutkan pendidikan ke tingkat pascasarjana hingga meraih gelar Magister Sains dalam bidang ilmu komputer pada tahun 2025 .
Di dunia pendidikan, ia dikenal aktif sebagai tenaga pengajar di lembaga bimbingan belajar C2 Education dan bahkan pernah menerima penghargaan bergengsi "Teacher of the Month" atas dedikasinya dalam mendidik para siswa .
Allen juga tercatat aktif dalam organisasi keagamaan Caltech Christian Fellowship, sebuah komunitas amal Kristen yang berbasis di lingkungan kampus tempat ia menimba ilmu .
Kontras antara profil akademik yang cemerlang dengan aksi brutal menembak seorang agen Secret Service dari jarak dekat menjadi teka-teki besar yang kini membingungkan para penyidik Federal Bureau of Investigation .
Dengan membawa kombinasi senjata mematikan berupa senapan, pistol, dan pisau, Allen berhasil menembus pos pemeriksaan keamanan Hotel Washington Hilton sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh aparat .
Seorang petugas Dinas Rahasia menjadi korban tembakan dalam insiden tersebut namun berhasil selamat karena rompi antipeluru yang dikenakannya mampu menahan proyektil dari jarak sangat dekat .
Jaksa Distrik Columbia Jeanine Pirro telah menyiapkan serangkaian dakwaan berat terhadap Allen, termasuk penggunaan senjata api dalam kejahatan kekerasan serta penyerangan terhadap aparat keamanan .
Wali Kota Washington memastikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, Allen bertindak sendirian dengan pola lone wolf tanpa keterlibatan jaringan teroris atau kelompok politik manapun .
Meskipun Trump sempat mengaitkan insiden ini dengan konflik geopolitik Iran, ia mengakui bahwa "kita tak pernah tahu" dan menekankan perlunya penyelidikan lebih mendalam oleh aparat .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok