Berita, Timur Tengah

[TEGAS] Motjaba Khamenei Tak Sudi Nuklir Iran Diatur Trump: Meskipun Orang-orang Kafir Menentangnya

Repelita.net

01 May 2026 14:10 WIB • 1,006 view

[TEGAS]  Motjaba Khamenei Tak Sudi Nuklir Iran Diatur Trump: Meskipun Orang-orang Kafir Menentangnya
Foto: Istimewa


Repelita Teheran - Keras, Motjaba Khamenei Tak Sudi Nuklir Iran Diatur Trump: Meskipun Orang-orang Kafir Menentangnya.

ADVERTISEMENT

Pemimpin Revolusi Islam Iran itu menegaskan bahwa tekad bangsa Iran untuk melindungi pencapaian negara di bidang nuklir dan rudal sebagai aset nasional sangatlah kuat dan tidak bisa diganggu gugat.

Pernyataan tegas ini sekaligus membungkam upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang selama ini bersikeras mempertahankan blokade laut sampai Iran bersedia menandatangani kesepakatan nuklir baru sesuai kehendak Washington.

"Meskipun orang-orang kafir menentangnya," demikian bunyi penegasan Mojtaba Khamenei yang dikutip dari kantor berita Tasnim News pada Jumat (1/5/2026).

Dia menyebut bahwa 90 juta warga Iran menganggap semua kemampuan berbasis identitas, spiritual, manusia, ilmiah, industri, dan teknologi dari nano dan bio hingga teknologi nuklir dan rudal sebagai aset nasional.

"Dan (mereka) akan melindunginya sebagaimana mereka mempertahankan perbatasan darat, laut, dan udara mereka," tegas pemimpin tertinggi Iran dalam pernyataan resminya.

Mojtaba Khamenei juga menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan memastikan keamanan Teluk Persia dan menghilangkan segala bentuk penyalahgunaan jalur air strategis tersebut oleh musuh-musuh yang bermusuhan.

Dia mengawali pesannya dengan menyebut Teluk Persia sebagai salah satu berkah tak tertandingi dari Allah bagi bangsa-bangsa Muslim di kawasan.

Aset strategis ini, selama berabad-abad, telah memicu keserakahan banyak iblis dari luar yang datang dengan niat jahat.

Invasi berulang kali oleh pihak luar Eropa dan Amerika merupakan skema jahat arogansi global terhadap penduduk Teluk Persia, dengan contoh terbaru tindakan agresi "Setan Besar".

Revolusi Islam disebutnya telah menandai titik balik dalam perjuangan ini dengan memutus tangan kekuatan arogan dari wilayah Teluk Persia.

Kehadiran pasukan Amerika di kawasan tersebut dinilai sebagai sumber utama ketidakamanan, bukan penjamin stabilitas.

"Atas kehendak Tuhan, masa depan cerah kawasan Teluk Persia akan menjadi masa depan tanpa Amerika Serikat," tegas Mojtaba Khamenei.

Dia menambahkan bahwa kerangka hukum dan pengelolaan Selat Hormuz yang baru akan membawa kenyamanan dan kemajuan bagi semua bangsa di kawasan, meskipun orang-orang kafir menentangnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung