Berita, Nasional

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya, Gus Hilmi Soroti Senyum Menkeu dan Kondisi Keuangan Negara

Repelita.net

14 September 2026 18:47 WIB • 527 view

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya, Gus Hilmi Soroti Senyum Menkeu dan Kondisi Keuangan Negara
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Dinamika perombakan jajaran kursi kabinet pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali menciptakan gelombang diskusi hangat di tengah publik nasional.

Pergantian posisi strategis tersebut ditandai secara resmi lewat pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin, 14 September 2026.

ADVERTISEMENT

Keputusan krusial ini lantas memancing perhatian luas dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk dari kalangan cendekiawan Nahdlatul Ulama, Gus Hilmi Firdausi.

Melalui tanggapannya yang disampaikan kepada fajar.co.id pada Senin, 14 September 2026, ia menyoroti kembali narasi terkait ekspresi yang sempat ditunjukkan oleh Purbaya sewaktu masih menduduki jabatan menteri.

Menurutnya, gestur dan ekspresi tenang tersebut sempat diasosiasikan oleh banyak pihak sebagai cerminan bahwa kondisi fundamental keuangan negara sedang berada dalam koridor yang aman.

“Dulu (kemarin) padahal dibilang kalau Pak Purbaya masih senyum,” ujar Gus Hilmi saat mengungkit kembali narasi publik yang beredar sebelumnya.

Ia kemudian menyambungkan memori publik tersebut dengan klaim situasi anggaran yang sempat diyakini tidak menemui kendala berarti.

“Artinya kondisi keuangan Indonesia baik-baik saja,” lanjutnya menegaskan asumsi yang sempat berkembang di masyarakat.

Namun situasi langsung berputar arah setelah Presiden Prabowo mengambil langkah tegas dengan mencopot Purbaya dari posisinya sebagai pengelola keuangan negara.

Menanggapi keputusan mendadak tersebut, Gus Hilmi melontarkan pandangan bernada tanya perihal makna di balik perombakan kabinet yang terjadi secara kilat.

Tanpa menarik kesimpulan prematur, ia menyampaikan secercah harapan agar pergeseran tampuk pimpinan fiskal ini tidak membawa dampak buruk bagi stabilitas nasional.

“Sekarang beliau diganti, artinya? Semoga tidak ada apa-apa yaa,” terang tokoh agama tersebut dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga optimisme agar arah perjalanan bangsa tetap berada pada jalur yang aman dan stabil.

“Semoga Indonesia baik-baik,” tandasnya menutup pandangan terhadap situasi politik tersebut.

Prosesi pengangkatan Suahasil Nazara sendiri dilandaskan secara hukum melalui Keputusan Presiden Nomor 97 P Tahun 2026 mengenai pemberhentian serta pengangkatan dalam Kabinet Merah Putih untuk sisa masa bakti 2024 hingga 2029.

Rangkaian pelantikan di istana diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan ditirukan secara khidmat oleh pejabat yang baru dilantik.

"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo saat memandu sumpah tersebut.

Kepala negara kemudian melanjutkan pembacaan sumpah yang menegaskan komitmen tinggi terhadap integritas serta tanggung jawab jabatan publik.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," tambahnya dalam prosesi resmi tersebut.

Setelah pengucapan sumpah selesai, Suahasil menandatangani naskah berita acara pelantikan sebagai tanda resmi dimulainya masa tugas baru di Kementerian Keuangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung