Berita, Nasional

Skandal Chat Mesum Mahasiswa FH UI Meledak, Nama Pengurus Kampus dan Calon Panitia Ospek Terseret

Repelita.net

15 April 2026 16:02 WIB • 1,063 view

Skandal Chat Mesum Mahasiswa FH UI Meledak, Nama Pengurus Kampus dan Calon Panitia Ospek Terseret
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) tengah menjadi sorotan publik setelah percakapan dalam grup chat berisi konten pelecehan verbal dan objektifikasi perempuan viral di media sosial.

Kasus ini pertama kali mencuat dari unggahan akun X @sampahfhui pada Minggu, 12 April 2026, yang mengungkap adanya grup chat mahasiswa FH UI berisi percakapan tidak pantas.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa anggota grup tidak hanya mahasiswa biasa, tetapi juga diduga melibatkan pengurus organisasi, ketua angkatan, hingga calon panitia ospek.

"Lebih parahnya lagi, banyak anggotanya petinggi organisasi fakultas… bahkan ada yang lagi nyalon jadi ketua pelaksana ospek," tulis akun tersebut.

Unggahan itu juga menyebut para pelaku sadar bahwa tindakan mereka berisiko merusak reputasi di lingkungan kampus, namun tetap dilakukan dan bahkan setelah kasus mencuat mereka disebut masih bersikap santai.

Pihak Fakultas Hukum UI melalui pernyataan resmi pada 12 April 2026 menyatakan telah menerima laporan dugaan pelanggaran kode etik yang berpotensi mengandung unsur pidana.

Fakultas mengonfirmasi adanya tangkapan layar percakapan yang memuat konten tidak pantas, termasuk indikasi kekerasan seksual, serta mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia.

"Saat ini, Fakultas tengah melakukan penelusuran dan verifikasi secara serius, cermat, dan menyeluruh," tulis pihak fakultas dalam pernyataannya.

FH UI menegaskan bahwa jika terbukti terjadi pelanggaran, pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

Perkembangan terbaru menyebutkan bahwa forum mahasiswa FH UI telah menggelar sidang terkait kasus ini dengan sekitar 16 mahasiswa yang terlibat dalam grup chat tersebut.

Percakapan dalam grup diduga tidak hanya menyasar mahasiswi, tetapi juga dosen, dimana salah satu dosen yang menjadi korban bahkan hadir dalam forum mahasiswa.

"Pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya," ujar dosen tersebut mengungkapkan keterkejutannya.

Sejumlah nama mahasiswa mencuat dalam forum, termasuk MN yang mengakui melakukan objektifikasi terhadap mantan kekasihnya dan disebut menangis serta meminta maaf setelah korban berbicara.

Nama lain seperti KEP disebut sempat membantah namun kemudian diduga justru melakukan pelecehan terhadap sejumlah dosen, sementara RFR mengakui menulis kalimat kontroversial "diam itu consent".

Kasus ini juga menyeret nama DP yang disebut mengetahui adanya pelecehan termasuk terhadap anggota keluarganya sendiri namun tidak bertindak.

Kasus ini terungkap berkat seorang whistleblower berinisial MT yang membocorkan isi percakapan grup ke publik karena merasa tidak bersalah dan tidak bisa keluar dari grup tersebut.

Publik mendesak pihak kampus untuk bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus ini, sementara para terduga pelaku telah diberhentikan dari seluruh organisasi kampus.

Desakan agar pelaku diberikan sanksi tegas terus menguat mengingat kasus ini dinilai mencoreng nilai akademik dan etika di lingkungan perguruan tinggi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung