Repelita [Jakarta] - Sorotan publik mengemuka usai komika Pandji Pragiwaksono melontarkan kritik terbuka yang ditujukan kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui ruang digital.
Kritik tersebut dipicu oleh polemik mengenai gaya bahasa serta diksi yang digunakan oleh kalangan pejabat publik saat berinteraksi di ruang publik.
ADVERTISEMENT
Lewat sebuah unggahan di platform media sosial X melalui akun @pandji pada 24 Agustus 2026, ia menyampaikan tanggapannya secara langsung.
"Nanti kalau ada rakyat bilang 'Bedebah', Mas Teddy jg jgn kaget ya. Kan cuma bercanda.," tulisnya.
Pandji menyinggung kembali momen ketika Prabowo Subianto sempat menggunakan ucapan "Ndasmu etik" dalam sebuah pengarahan internal yang kemudian menjadi perbincangan luas.
Ia menggarisbawahi pentingnya kesetaraan standar penilaian dan sikap maklum terhadap ekspresi humor atau kekecewaan yang disampaikan oleh masyarakat.
Komika senior tersebut menilai bahwa pejabat pemerintahan seharusnya tidak bersikap reaktif atau terkejut jika masyarakat melontarkan istilah kasar dalam bentuk kelakar.
Pernyataan tersebut dengan cepat memicu berbagai reaksi serta respons dari netizen di media sosial X. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok