Berita, Nasional

Singapura Selidiki Tujuh Perusahaan Terkait Asap Kebakaran Hutan Indonesia dan Ancam Tempuh Jalur Hukum

Repelita.net

17 October 2026 20:01 WIB • 87 view

Singapura Selidiki Tujuh Perusahaan Terkait Asap Kebakaran Hutan Indonesia dan Ancam Tempuh Jalur Hukum
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Pemerintah Singapura mengambil langkah hukum tegas terhadap korporasi yang diduga kuat bertanggung jawab atas bencana kebakaran hutan dan lahan tahunan di wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

Pihak otoritas negeri singa tersebut melayangkan surat peringatan resmi lantaran kepulan materi polusi udara musiman dilaporkan kembali menyelimuti wilayah kedaulatan negaranya.

Rangkaian kebijakan penindakan hukum terhadap sejumlah korporasi pemicu polusi lintas batas tersebut disiarkan secara resmi oleh kanal YouTube iNews Terkini.

"Perdana Menteri Singapura Laurence Wong tengah menyelidiki perusahaan yang bertanggung jawab atas Karhutla hingga menyebabkan kabut asap menyelimuti negaranya" kata penyiar berita mengawali laporannya.

Pihak eksekutif Singapura menegaskan tidak akan segan-segan menyeret badan hukum penjarah area lindung tersebut ke persidangan internasional berdasarkan produk hukum yang berlaku.

"Bahkan dirinya menyebut Singapura tidak akan segan menggunakan undang-undang pencemaran kabut asap lintas batas Singapura siap mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan yang diduga bertanggung jawab atas Karla di Indonesia" lanjut penyiar.

Badan Lingkungan Nasional Singapura secara resmi telah melayangkan Preventive Measure Notices menggunakan basis legal formal Transboundary Haze Pollution Act.

Ketetapan hukum yang telah diundangkan sejak bulan September 2014 tersebut memungkinkannya menjerat pengusaha nakal sekalipun operasional perusahaan bertempat di luar negeri.

Di sisi lain, respons dari pihak otoritas Indonesia disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Armanata Kristiawan Nasir yang membenarkan adanya lampu hijau pembukaan gerbang koordinasi regional.

"Menteri Luar Negeri RI Armanata Kristiwan Nasir menyebut Presiden Prabowo telah menyetujui bantuan asing untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan" papar penyiar merinci langkah mitigasi Istana.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Edi Suparno mengonfirmasi bahwa lebih dari enam puluh ribu personel gabungan telah dikerahkan guna menjinakkan amukan api di lapangan.

Ia memaparkan luasnya area hutan yang terbakar hingga melumat lebih dari lima puluh tujuh ribu hektar lahan di Kalimantan turut dipengaruhi oleh eskalasi fenomena alam superdino. Guna mempercepat pemadaman, dirinya menyarankan kementerian memanfaatkan instrumen kecerdasan buatan untuk membaca fluktuasi arah tiupan angin kencang secara akurat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung