Berita, Nasional

Sidang Keempat Kasus Ijazah Jokowi Ungkap Keterangan Saksi yang Membingungkan dan Tidak Kompak

Repelita.net

22 October 2026 21:34 WIB • 108 view

Sidang Keempat Kasus Ijazah Jokowi Ungkap Keterangan Saksi yang Membingungkan dan Tidak Kompak
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Jalannya persidangan keempat mengenai perkara pokok dugaan dokumen kelulusan milik mantan kepala negara kini berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

Agenda persidangan tersebut difokuskan pada proses penggalian keterangan dari sejumlah saksi yang dihadirkan di hadapan majelis hakim.

Dua orang saksi yang datang memenuhi panggilan untuk memberikan kesaksian yaitu Dian Sandi Utama serta Dumatno Budi Utomo.

Berdasarkan tayangan visual dari kanal YouTube Aset pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026 terungkap sejumlah fakta baru yang dinilai membingungkan publik.

Pengacara terdakwa bernama Abdullah Alkadiri mengklaim bahwa jeratan pasal terkait Undang-Undang ITE terhadap kliennya tidak terbukti kuat.

Pernyataan itu disampaikan karena kesaksian Dian Sandi Utama memperlemah tuduhan manipulasi file digital berupa tangkapan layar yang menjadi objek perkara.

Di sisi lain saksi Dian Sandi Utama mengakui di muka sidang bahwa dirinya mengunduh materi dokumen dari sebuah akun asing yang tidak ia kenal.

Dokumen tersebut didapatkan dari kiriman komentar akun anonim bernama Hyper Poison pada utas perjalanan perkuliahan.

Sementara itu pihak terdakwa juga terus mencecar saksi Dumatno Budi Utomo yang merupakan kerabat dekat atau sepupu dari pihak penggugat.

Saksi mengaku tidak mengingat secara pasti seluruh riwayat perkuliahan kerabatnya tersebut di Universitas Gadjah Mada karena hanya mendengar dari obrolan keluarga.

Terdakwa memaparkan ketidaksesuaian bukti visual kelulusan tahun 1985 yang memperlihatkan sosok berkacamata serta memiliki kumis lebat.

Kondisi tersebut dinilai bertolak belakang dengan penampilan fisik saat menjabat sebagai walikota gubernur hingga presiden.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung