Repelita Washington - Video wawancara Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mendadak menjadi sorotan publik setelah insiden penembakan mengguncang jamuan tahunan wartawan Gedung Putih pada Sabtu (25/4/2026) waktu setempat di Hotel Washington Hilton .
Ucapannya yang menyebut akan ada "shots fired" atau tembakan menjadi viral di berbagai platform media sosial karena diutarakan hanya sesaat sebelum serangan penembakan sungguhan benar-benar terjadi di lokasi acara bergengsi tersebut .
ADVERTISEMENT
Dalam wawancara dengan Fox News sebelum acara dimulai, Leavitt sebenarnya tengah mempromosikan pidato Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan akan disampaikan di hadapan ribuan wartawan dan pejabat .
Adapun frasa "shots fired" yang dimaksud oleh Leavitt bermakna sindiran tajam khas Trump yang akan dikeluarkan malam itu terhadap lawan-lawan politiknya, bukan ancaman fisik yang sesungguhnya .
“Dia siap bertarung, saya beri tahu Anda. Pidato malam ini akan menjadi pidato khas Donald J Trump. Akan lucu, akan menghibur. Akan ada beberapa sindiran tajam malam ini. Jadi semua orang harus menonton, ini akan sangat luar biasa,” ujar Leavitt dengan penuh antusias .
Pernyataan tersebut merujuk pada gaya retorika Trump yang kerap melontarkan serangan verbal pedas terhadap lawan politiknya, sebuah ciri khas yang sudah dikenal luas oleh publik Amerika .
Leavitt bahkan menegaskan bahwa pidato malam itu merupakan hasil karya sang presiden sendiri tanpa banyak campur tangan dari tim penulis naskah kepresidenan .
“Saya tidak bisa mengklaim pujian. Sesuai dengan gaya Donald Trump, dia sendiri yang menulisnya. Jadi, sebagian besar adalah hasil karyanya sendiri,” kata dia menjelaskan proses pembuatan pidato tersebut .
Namun suasana berubah drastis menjadi mencekam ketika suara letusan senjata nyata terdengar di tengah berlangsungnya White House Correspondents' Dinner, membuat seluruh tamu undangan panik .
Trump yang duduk di panggung utama bersama para pejabat tinggi langsung tampak terkejut dan refleks berlindung di belakang podium sebelum aparat bergerak .
Aparat Secret Service bergerak dengan sangat cepat mengevakuasi sang presiden melalui jalur belakang hotel, sementara para tamu yang berjumlah ribuan diliputi kepanikan luar biasa .
Pelaku penembakan bernama Cole Allen (31) warga Torrance California telah berhasil diamankan oleh aparat yang bertugas di lokasi kejadian .
Allen disebut bertindak sangat agresif dengan menerobos pos pemeriksaan Secret Service sambil membawa sejumlah senjata api dan melepaskan tembakan beberapa kali ke arah petugas .
Meskipun terjadi baku tembak antara pelaku dan aparat, pihak Secret Service memastikan bahwa Allen tidak terkena peluru sama sekali dalam insiden tersebut .
Ia berhasil dilumpuhkan secara fisik di lokasi kejadian, kemudian diamankan dan dibawa ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan sekaligus pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat .
Seorang agen Secret Service dilaporkan sempat terkena tembakan di bagian dada, namun nyawanya berhasil terselamatkan berkat rompi antipeluru berkualitas tinggi yang dikenakannya saat bertugas .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok