Berita, Timur Tengah

Senjata Rahasia Iran Diklaim Lebih Mengerikan dari Nuklir, AS dan Israel Mulai Ketar-Ketir?

Repelita.net

14 May 2026 21:52 WIB • 853 view

Senjata Rahasia Iran Diklaim Lebih Mengerikan dari Nuklir, AS dan Israel Mulai Ketar-Ketir?
Foto: Istimewa

Repelita Timur Tengah - Senjata rahasia Iran diklaim memiliki daya hancur yang jauh lebih mengerikan dibandingkan senjata nuklir sehingga membuat Amerika Serikat dan Israel mulai gelisah.

Pengamat Timur Tengah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Khalid Al Walid mengungkapkan hal tersebut berdasarkan informasi yang diterimanya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya Teheran tengah mengembangkan berbagai teknologi pertahanan dan serangan canggih yang belum pernah diperlihatkan secara terbuka kepada dunia internasional.

Prof Khalid menilai kemajuan tersebut membuat Washington dan Tel Aviv semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan militer terhadap Republik Islam di tengah ketegangan yang terus meningkat.

Situasi di Selat Hormuz dan Teluk Persia tetap panas meski gencatan senjata diberlakukan di beberapa kawasan konflik Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman baru soal program nuklir Iran.

“Kami akan mendapatkan uranium yang diperkaya Iran pada suatu saat, kapan pun kami mau” kata Trump dalam pernyataan yang dikutip media Amerika.

Teheran membalas dengan nada yang jauh lebih keras dan menolak segala bentuk tekanan dari Barat.

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan sikap tegas rakyat Iran.

“Orang Republik Islam tidak pernah tunduk pada tekanan” kata Araghchi dalam pernyataan sebelumnya.

Prof Khalid Al Walid menyebut selama masa ceasefire Iran berhasil membangun kembali kekuatan militernya termasuk melakukan uji coba rudal-rudal generasi baru.

“Jadi dalam waktu ceasefire (gencatan senjata) ini kita mendengar bahwa Iran telah membangun kembali seluruh persenjataan yang mereka miliki dan bahkan telah menguji cobakan beberapa rudal-rudal baru, seperti Rudal Fattah-3, kemudian juga Khorramshahr jenis ke-lima” katanya.

Ia menjelaskan Iran memiliki rudal laut dengan kecepatan tertinggi yang hanya dimiliki oleh negara tersebut.

“Itu dapat menghancurkan kapal-kapal perang dan ini baru dimiliki oleh hanya atau hanya dimiliki oleh Iran” ujarnya.

Prof Khalid juga mengungkap keberadaan terowongan bawah laut untuk peluncuran rudal serta kontrol Iran terhadap kabel optik di Selat Hormuz.

“Nah kalau ini diputus maka ini akan menghancurkan seluruh perekonomian Timur Tengah kemudian bagian Asia dan Eropa. Sehingga akan mengganggu seluruh proses komunikasi sistem keuangan dunia ya. Ini yang juga sangat dikhawatirkan” katanya.

Selain kemampuan serangan Republik Islam juga memperkuat sistem pertahanan udara canggih yang dikembangkan secara mandiri.

“Iya betul. Jadi Iran punya pertahanan udara selain dari S-400 yang dahulu mereka beli dan juga mendapatkan dari Rusia, mereka mengembangkan sendiri dan sampai sekarang ini teknologi yang digunakan itu masih belum diketahui” tuturnya.

Yang paling mencengangkan adalah dugaan pengembangan senjata plasma sebagai senjata pamungkas.

“Senjata plasma ini adalah senjata yang beberapa analis menyebutkan bahwa ini efek yang ditimbulkannya itu lebih menghancurkan dari senjata nuklir, walaupun tidak memiliki radiasi seperti yang terjadi pada senjata nuklir” katanya.

Prof Khalid menambahkan daya hancur teknologi itu jauh melampaui nuklir.

“Daya hancur ini ada sebagian mengatakan bahwa ini bisa seribu kali lipat dari nuklir.”

Ia menyebut senjata ini disiapkan untuk menghadapi kondisi paling genting.

“Dan ini kabarnya dikembangkan oleh Iran dan dipersiapkan sekiranya dalam keadaan yang paling sulit dan paling rawan, ya mungkin rudal ini akan digunakan” kata Prof Khalid.

Pernyataan tersebut semakin menambah kekhawatiran dunia terhadap arah konflik Timur Tengah yang berpotensi memicu krisis ekonomi dan keamanan berskala global.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung