Berita, Nasional

Sehari Setelah Dadan Hindayana Dicopot, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Benar Terkait Dugaan Jual Beli SPPG MBG?

Repelita.net

03 June 2026 15:35 WIB • 869 view

Sehari Setelah Dadan Hindayana Dicopot, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Benar Terkait Dugaan Jual Beli SPPG MBG?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Langkah hukum besar dari Kejaksaan Agung menyasar kantor pusat Badan Gizi Nasional yang terletak di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (3/6/2026). Tindakan penggeledahan oleh aparat penegak hukum ini bergulir tepat satu hari setelah keputusan Presiden Prabowo Subianto memberhentikan pimpinan lembaga tersebut.

Fokus penyelidikan korps adhyaksa kini dikaitkan dengan desas-desus mengenai adanya penyelewengan berupa praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis. Momentum yang berdekatan ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai alasan asli di balik perombakan mendadak tersebut.

ADVERTISEMENT

Sejak pagi hari, operasional di dalam gedung dihentikan sementara sementara para penyidik menyisir ruangan guna mengumpulkan dokumen penting. Banyak pegawai yang terpaksa menunggu di luar area kerja karena seluruh akses ruangan disterilkan secara ketat semenjak waktu subuh.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan resmi terkait langkah evaluasi yang sedang berjalan di internal pemerintahan saat ini. Pihak istana menyatakan bahwa pengawasan ketat memang terus dilakukan terhadap seluruh aspek operasional institusi pengelola pangan tersebut.

"Semua sedang dalam proses audit internal. itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan," kata Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).

Kendati demikian, aparat penegak hukum belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai keterkaitan langsung antara penggeledahan dengan isu jual beli jatah pelayanan tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa proses transisi kepemimpinan dari Dadan Hindayana kepada Nanik Sudaryati Deyang dilakukan demi menjaga kredibilitas program nasional.

Masyarakat kini menunggu kejelasan status hukum dari penanganan perkara ini mengingat besarnya anggaran negara yang dikelola oleh lembaga baru tersebut. Keterbukaan informasi dari kejaksaan sangat dinantikan karena program pemenuhan gizi ini menyangkut hajat hidup jutaan anak sekolah di seluruh pelosok tanah air.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung