Repelita Jakarta - Tokoh publik Muhammad Said Didu melayangkan kritikan tajam terkait kunjungan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao ke Kota Solo yang tidak menemui Presiden Prabowo Subianto.
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN tersebut menilai agenda lawatan kepala pemerintahan negara tetangga yang justru menemui Joko Widodo itu sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi kepresidenan.
ADVERTISEMENT
Pernyataan menohok itu disampaikan melalui rekaman video yang diunggah dan disiarkan secara luas melalui kanal YouTube Said Didu Official pada beberapa waktu lalu.
Dalam pandangannya, tindakan tamu negara mendatangi mantan presiden alih-alih pemimpin yang sedang berkuasa mencederai etika diplomasi kenegaraan yang berlaku secara internasional.
Kejadian semacam ini dinilai jarang terjadi dalam sejarah hubungan bilateral antarnegara karena menyangkut kehormatan serta kedaulatan tampuk pimpinan tertinggi suatu bangsa.
Ini adalah bentuk pelecehan terhadap presiden yang sedang menjabat dan mencederai tatanan resmi protokoler diplomatik negara.
Sebab seorang pemimpin asing yang datang berkunjung seharusnya mendahulukan koordinasi serta pertemuan formal dengan kepala negara definitif yang memegang kendali pemerintahan.
Kritikan pedas ini seketika memicu perdebatan luas di tengah warganet mengenai dinamika politik domestik serta pengaruh mantan pemimpin terhadap relasi luar negeri Indonesia.
Berbagai tanggapan publik terus mengalir deras menanggapi insiden diplomatik yang dianggap tidak biasa dalam lawatan kenegaraan pejabat tinggi asing tersebut. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok