Berita, Nasional

Said Didu Sebut Jaringan Judi Online Dalam dan Luar Negeri Memiliki Pelindung yang Sama

Repelita.net

12 May 2026 23:22 WIB • 871 view

Said Didu Sebut Jaringan Judi Online Dalam dan Luar Negeri Memiliki Pelindung yang Sama
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Operasi penggerebekan markas perjudian daring di area Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, oleh pihak kepolisian kembali memantik diskusi publik mengenai eksistensi sindikat perjudian internasional di tanah air.

Tindakan tegas aparat penegak hukum ini memunculkan beragam spekulasi mengenai pola operasional bisnis ilegal tersebut yang diduga memiliki keterkaitan kuat dengan jaringan luas di luar wilayah kedaulatan Indonesia.

ADVERTISEMENT

Tokoh publik Said Didu menyoroti fenomena ini dengan mengungkapkan adanya dugaan pembagian struktur dalam ekosistem judi online nasional yang melibatkan operator domestik serta entitas lintas negara.

Said Didu melalui akun media sosial pribadinya pada Senin, 11 Mei 2026, membeberkan informasi mengenai adanya koordinasi terselubung di balik layar yang melibatkan sosok pengendali dengan pengaruh besar.

Dalam unggahan di laman x.com, ia menuliskan bahwa “Info bahwa Judi Online (Judol) di Indonesia terdiri dari 2 (dua) kelompok, yaitu Judol yg beroperasi di dalam negeri dan di luar negeri yang dikoordinir oleh orang yg berbeda, tapi “pelindungnya”sama,” yang kini viral di jagat maya.

Selain masalah struktur organisasi, muncul pula isu mengenai adanya pengiriman warga negara Indonesia menuju Kamboja untuk dipekerjakan sebagai operator teknis dalam menunjang keberlangsungan bisnis haram tersebut.

Said Didu mensinyalir bahwa figur yang berada di balik kendali jaringan internasional ini memiliki kedekatan tertentu dengan pusat kekuasaan, sehingga praktik tersebut seolah sulit untuk diberantas secara tuntas hingga ke akarnya.

Ia menilai bahwa pengungkapan markas judi di kawasan Hayam Wuruk memiliki kesamaan pola distribusi dan manajemen risiko dengan kelompok judi daring yang berbasis di luar negeri selama beberapa tahun terakhir.

Masyarakat kini menaruh harapan besar agar momentum penindakan di Jakarta Barat ini menjadi titik awal bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membersihkan Indonesia dari jeratan judi online secara menyeluruh.

Komitmen politik dari pimpinan tertinggi negara sangat dinanti untuk membongkar siapa saja oknum yang selama ini memberikan ruang bagi tumbuhnya industri perjudian yang merusak tatanan sosial dan ekonomi rakyat tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung