Repelita Solo - Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, menjadi sorotan unik di dunia maya setelah pada Februari 2026 lalu rumah tersebut sempat ditandai di Google Maps dengan sebutan Tembok Ratapan Solo, sebuah narasi yang viral di media sosial.
Sejumlah akun media sosial, salah satunya @indopium, memposting video seorang pemuda yang berada di gerbang kediaman Jokowi lalu dinarasikan seolah sedang meratap di depan rumah sang mantan presiden, dengan menyebut lokasi sebagai spot paling hype buat anak muda generasi Z.
ADVERTISEMENT
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menanggapi fenomena viral tersebut dengan santai, menyatakan bahwa dirinya biasa saja menghadapi situasi seperti itu.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada pembatasan terhadap pengunjung yang ingin datang setelah viralnya sebutan Tembok Ratapan Solo, sehingga masyarakat tetap bisa berfoto di depan rumah mantan presiden.
Ya tetap biasa saja, tidak ada pembatasan pengunjung, demikian jelas Syarif yang memastikan akses masyarakat tetap terbuka seperti biasanya.
Meskipun kediaman Jokowi mendapat sindiran melalui julukan tersebut, Syarif mengaku belum mengetahui apakah Jokowi sendiri sudah menyadari adanya sebutan unik itu di peta digital.
Beralih ke bulan Maret, suasana yang berbeda justru terlihat di kediaman Jokowi ketika momen libur Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung.
Tradisi silaturahmi Lebaran yang identik dengan kunjungan ke tokoh publik menjadi alasan utama warga berbondong-bondong datang ke rumah Jokowi di Kota Solo.
Salah satu pengunjung, Emmanuela yang berusia 18 tahun asal Sumatera Utara, mengaku datang secara spontan karena rasa penasaran yang besar terhadap kediaman mantan presiden.
Spontan saja kepikiran karena ingin jalan-jalan daripada bengong, kemudian main ke rumah Pak Jokowi, demikian ujarnya pada Selasa, 24 Maret 2026.
Ia pun mengaku kaget dengan ramainya pengunjung yang datang, karena tidak menyangka ternyata seramai ini sesuai dengan pemberitaan yang selama ini ia baca.
Selain pengunjung muda dari berbagai daerah, warga dari luar daerah yang datang jauh-jauh juga turut memeriahkan suasana open house di kediaman Jokowi.
Khatrine Aring, seorang wanita berusia 52 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, menempuh perjalanan panjang demi bisa bertemu dan berfoto bersama dengan Joko Widodo.
Saya dari Nusa Tenggara Timur langsung ke Solo, sebetulnya hanya melihat pagarnya saja saya sudah senang, tetapi Tuhan mengabulkan, saya bisa bertemu langsung dengan Pak Joko Widodo, demikian ujar Khatrine dengan nada haru.
Khatrine merasa sangat terkesan dengan kunjungannya karena Jokowi menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Nusa Tenggara Timur dalam waktu dekat, menambah kedekatan emosionalnya dengan mantan presiden.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok