Berita, Nasional

Rocky Gerung Sebut Jokowi Londo Ireng Pengkhianat Konstitusi Dan Seret Nama Megawati

Repelita.net

12 August 2026 13:09 WIB • 529 view

Rocky Gerung Sebut Jokowi Londo Ireng Pengkhianat Konstitusi Dan Seret Nama Megawati
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan ulasan tajam mengenai frasa Londo Ireng yang belakangan diutarakan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya.

Istilah historis tersebut menurutnya sanggup ditarik ke dalam realitas dinamika politik nasional saat ini.

ADVERTISEMENT

Perspektif publik terbelah ketika menanggapi diksi Londo Ireng yang dilontarkan pimpinan negara.

"Misalnya peristiwa Londo Ireng. Itu diingat orang lagi bahwa, oh ya kami tahu bahwa ada pengkhianat di masa lalu itu," ujar Rocky, dikutip Selasa (11/8/2026).

Konflik pengkhianatan politik era modern dinilai relevan dengan penggunaan analogi tersebut.

"Dan hari-hari ini juga ada pengkhianat. Jadi kalau Presiden bilang londo ireng, publik terbagi dua," tambahnya.

Rocky menduga sebagian tokoh merasa tersindir oleh penyebutan istilah tersebut.

"Dia merasa dia tidak dituduh, tapi ada yang merasa dia dituduh itu. Tapi bagi publik umum merasa, ya memang ada pengkhianat kok," Rocky menuturkan.

Identifikasi sosok yang dimaksud dipertegas Rocky dengan mengaitkannya pada pelanggaran aturan hukum tertinggi negara.

"Siapa yang londok ireng? Misalnya kalau kita radikalkan, ya Jokowi. Mengkhianati apa? Menghianati konstitusi," tegasnya.

Perilaku politik itu dipandang memberi dampak trauma emosional tersendiri bagi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Siapa yang mesti ucapkan itu? Publik. Siapa yang paling dendam dengan isu itu? Megawati," terangnya.

Mantan Presiden Jokowi disebut Rocky telah menorehkan luka politik mendalam terhadap Megawati.

"Ya karena pengkhianatan tadi, meskipun menggawati ini loh, jadi Londo Ireng terhadap Megawati misalnya," imbuhnya.

Gagasan mengenai posisi Prabowo Subianto dalam perselisihan antar-tokoh tersebut turut dibahas.

"Dan Prabowo menjadi artikulatornya Megawati. Prabowo bukan jadi akurator, dia mesti memoderasi isu itu. Sebelum ada proses politik di DPR," jelas Rocky.

Kepala negara disarankan untuk tetap berada pada posisi netral tanpa terseret emosi kelompok tertentu.

"Kan nggak mungkin Presiden jadi artikulator Megawati. Tapi Presiden mengerti Ibu Mega punya potensi untuk mengartikulasikan itu di dalam sistem demokrasi melalui upaya-upaya pemakzulan," jelasnya.

Langkah membatasi analisis teks dianggap kurang menantang untuk membaca fenomena politik saat ini.

"Orang menahan diri untuk menganalisnya melebihi dari apa yang diucapkan oleh Prabowo," tandasnya.

Eksplorasi wacana dinilai perlu terus dibuka untuk membongkar sosok di balik kiasan tersebut.

"Nah sekarang kita perluas. Who is the thing. Called Londo Ireng. Itu jawabnya. Siapakah barang itu, yang disebut sebagai Londo Ireng," kuncinya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung