Berita, Nasional

Resmikan Stasiun Tawang, Prabowo Minta Rakyat Tinggalkan Seng Demi Kesehatan dan Opsi Kembali Pakai Ijuk-Rumbia

Repelita.net

30 July 2026 21:37 WIB • 1,099 view

Resmikan Stasiun Tawang, Prabowo Minta Rakyat Tinggalkan Seng Demi Kesehatan dan Opsi Kembali Pakai Ijuk-Rumbia
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Presiden Prabowo Subianto menyinggung penggunaan material penutup atap rumah saat meresmikan hasil revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebutkan bahwa secara historis masyarakat Nusantara tidak mengandalkan bahan seng sebagai atap tempat tinggal mereka.

ADVERTISEMENT

Ia menyarankan penggunaan bahan tradisional seperti ijuk, rumbia, hingga genteng tanah liat yang sudah lama dikuasai pembuatannya oleh warga setempat.

“Aslinya bangsa Indonesia, tidak makai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai,” kata Prabowo pada Kamis (30/7/2026).

Ia menilai genteng merupakan alternatif yang sangat realistis karena teknik pembuatannya sudah diwariskan secara turun-temurun.

“Kalau tidak, kita harus cari. Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok. Genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng,” ujarnya.

Prabowo juga mengaitkan penggunaan material seng dengan risiko timbulnya masalah kesehatan bagi penghuninya.

Ia menilai material seng cepat mengalami korosi dan karat yang dikhawatirkannya berpotensi mengganggu organ pernapasan.

“Seng ini cepat berkarat. Karat ini tidak baik untuk kesehatan. Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari,” kata Prabowo.

Ia menyoroti kasus gangguan paru-paru pada usia muda yang terjadi meski penderitanya tidak memiliki riwayat merokok.

“Orang-orang muda sudah kena kanker paru-paru. Padahal dia nggak merokok,” ujarnya.

Menurut analisisnya, paparan zat berbahaya lingkungan seperti asbes dan karat dapat menjadi faktor pemicunya.

“Dari mana? Dari karat, dari asbes, macam-macam,” sambungnya.

Hanya saja, temuan medis secara umum menunjukkan bahwa risiko kanker paru-paru lebih didominasi oleh polusi udara, radang asbes, radon, serta paparan asap rokok.

Sementara serat asbes memang telah terbukti secara ilmiah dapat membahayakan paru-paru jika terhirup dalam rentang waktu yang lama.

Di akhir pesannya, Prabowo menyerukan kepada seluruh pimpinan daerah dan instansi untuk lebih peduli terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Ia menekankan pentingnya peran aktif gubernur, bupati, hingga wali kota dalam memelihara kualitas lingkungan hidup di wilayah masing-masing.

“Jadi saya anjurkan gubernur, bupati, wali kota, semua instansi di bidang masing-masing. Lestarikan alam, jaga kebersihan,” kata Prabowo. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung