Berita, Nasional

Ray Rangkuti: Pernyataan Kudeta dari Lingkaran Prabowo Bikin Investor Ragu, Kekuatan Presiden Sebenarnya Kuat

Repelita.net

11 April 2026 12:15 WIB • 938 view

Ray Rangkuti: Pernyataan Kudeta dari Lingkaran Prabowo Bikin Investor Ragu, Kekuatan Presiden Sebenarnya Kuat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan semua pihak bingung mendengar pernyataan dari orang lingkaran Presiden Prabowo Subianto yang justru membuat sikap memanaskan iklim politik.

Hal demikian dikatakan Ray menyikapi ucapan Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo yang menyebut adanya upaya kudeta terhadap Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

"Banyak pernyataan dari pemerintah yang justru membuat suasana politik tidak kondusif," kata Ray melalui layanan pesan pada Jumat (10/4/2026).

Ray menuturkan bahwa pernyataan terkait kudeta diucapkan ketika pemerintah sedang berkoar-koar soal perlunya menjaga stabilitas nasional.

Dia merasa ragu investor bakal berani masuk ke Indonesia ketika ucapan pemerintah terkait kondisi politik justru membingungkan dan saling bertentangan.

Terlebih lagi, kata aktivis prodemokrasi itu, muncul pernyataan dari lingkaran terdekat Prabowo soal upaya kudeta dan makar terhadap pemimpin negara.

"Siapa kiranya yang berkenan untuk investasi di negeri yang selalu pejabatnya mengumbar rasa takut," ujar Ray.

Dia melanjutkan bahwa kekuatan politik Prabowo sebenarnya sangat kuat dengan TNI dan Polri yang solid di bawah komando kepala negara.

"82 persen kekuatan parlemen itu koalisi Prabowo. TNI dan Polisi solid di bawah mereka," ungkapnya.

Ray mengatakan ormas-ormas keagamaan juga mendukung penuh Prabowo sehingga sulit melihat terjadinya kudeta terhadap kepala negara dan makar.

Dia pun mempertanyakan apa yang membuat rezim Prabowo menjadi tidak nyaman dengan semua kemewahan dukungan yang ada di pemerintahan.

Termasuk, kata Ray, ketika rezim Prabowo terusik dengan pernyataan pengamat dan intelektual yang dinilai sebagai narasi makar.

"Seorang intelektual, tanpa partai, tanpa massa, tanpa ormas mereka mencurigai mau melakukan makar," ujarnya mengakhiri pernyataan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung