Berita, Nasional

Purnawirawan Moeryono Aladin TNI Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden

Repelita.net

10 October 2026 17:59 WIB • 88 view

Purnawirawan  Moeryono Aladin TNI Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyatakan kegeraman mereka terhadap respons Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ditanya mengenai keabsahan ijazah Sekolah Menengah Atas miliknya.

Sikap tegas dari para mantan prajurit ini disampaikan secara terbuka melalui sebuah konferensi pers resmi yang disiarkan di kanal YouTube Tribun Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Kemarahan elemen purnawirawan tersebut dipicu oleh pembelaan diri Gibran yang menilai pertanyaan mengenai dokumen kelulusan sekolahnya merupakan hal yang tidak masuk akal.

"Ya kalau saya enggak lulus SMA kan saya enggak mungkin bisa kuliah ya kan gobloknya bukan main tuh itu bodoh yang bukan main tidak ada malu," ujar Juru Bicara Forum Purnawirawan Prajurit TNI, Purnawirawan Moeryono Aladin, saat membacakan pernyataan sikap di depan awak media.

Pihak purnawirawan menilai jawaban yang dilontarkan oleh sang wakil presiden sangat tidak etis dan menunjukkan ketiadaan rasa hormat terhadap ruang publik.

Moeryono Aladin yang didampingi langsung oleh Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menegaskan bahwa sikap tersebut meruntuhkan wibawa seorang pemimpin nasional.

"Kita gugah Gibran Anda tidak pantas jadi wapres," tegas Moeryono saat menyoroti kelayakan moral anak sulung Joko Widodo tersebut dalam memimpin negara.

Melihat polemik yang kian meruncing, organisasi bentukan para purnawirawan militer ini secara resmi mendesak agar Gibran segera meletakkan jabatannya dari kursi wakil presiden.

"Mundurkan diri adalah jalan paling baik kepada untuk Anda ini kami sampaikan oleh FPP TNI Gibran lebih baik mengundurkan diri daripada dimakzulkan," tambahnya.

Langkah meletakkan jabatan secara sukarela dinilai menjadi satu-satunya solusi terbaik demi menyelamatkan stabilitas politik dan martabat lembaga kepresidenan.

"Mengundurkan diri adalah pilihan terhormat untuk menjaga martabat diri keluarga dan masa depan bangsa," ucap Moeryono mengakhiri konferensi pers bersama tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung