Berita, Viral Sosmed

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Anggota DPRD Jember Termuda yang Viral Akibat Merokok dan Main Game Saat Rapat

Repelita.net

12 May 2026 23:46 WIB • 947 view

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Anggota DPRD Jember Termuda yang Viral Akibat Merokok dan Main Game Saat Rapat
Foto: Istimewa

Repelita Jember - Nama Achmad Syahri Assidiqi saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indonesia bukan karena capaian kerjanya di parlemen.

Melainkan karena tindakan kurang elok yang terekam kamera saat ia asyik mengisap rokok dan bermain gim di tengah rapat krusial mengenai kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Sosok legislator muda dari Fraksi Gerindra ini merupakan representasi generasi baru yang mengawali langkah politiknya dari latar belakang keluarga yang cukup berpengaruh.

Ia diketahui sebagai putra dari Achmad Fadil Muzakki Syah atau yang akrab dikenal sebagai Lora Fadil, seorang tokoh politik terpandang di wilayah Jawa Timur.

Sang ayah merupakan mantan anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem yang sebelumnya juga pernah mendapatkan sorotan publik saat pelantikan anggota dewan di Senayan.

Jejak politik keluarganya seolah menjadi pembuka jalan bagi Syahri yang kemudian memutuskan untuk mengabdi melalui pintu Partai Gerindra sebagai pijakan kariernya.

Syahri tercatat sebagai anggota dewan paling muda di Kabupaten Jember untuk masa jabatan tahun 2024 hingga 2029 setelah berhasil meraup suara signifikan.

Pemuda berusia dua puluh lima tahun ini sebelumnya membawa narasi perubahan bagi pemilih muda di daerah pilihannya saat melakukan kampanye legislatif lalu.

Namun, kemenangannya di Jember justru tercoreng oleh insiden bermain gim daring di tengah pembahasan serius mengenai nasib rakyat yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Berdasarkan data administratif kedewanan, pemuda ini menyandang gelar Sarjana Ekonomi dan ditugaskan untuk memperjuangkan isu-isu sosial di Komisi D.

Komisi tempatnya bernaung memegang peranan sangat vital karena membidangi sektor kesehatan, penanganan bencana, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak.

Sayangnya, perilaku tidak disiplin yang ditunjukkannya saat agenda koordinasi penanganan angka kematian ibu ini dipandang sebagai bentuk pengabaian terhadap amanah para konstituennya.

Saat ini integritas politiknya sedang berada di ujung tanduk seiring dengan dimulainya proses pemeriksaan oleh Badan Kehormatan terkait pelanggaran etika di lingkungan kantor.

Banyak pihak menantikan apakah legislator muda ini mampu melakukan introspeksi diri atau hanya akan diingat sebagai figur anak pejabat yang minim prestasi di parlemen.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung