Berita, Hukum

Pria Diduga Edar Uang Palsu Diamuk Warga Pasar di Asahan, Puluhan Lembar Disita Polisi

Repelita.net

04 May 2026 15:13 WIB • 738 view

Pria Diduga Edar Uang Palsu Diamuk Warga Pasar di Asahan, Puluhan Lembar Disita Polisi
Foto: Istimewa

Repelita Asahan - Suasana Minggu pagi di Pasar H. Misbah atau Tengku Umar, Kisaran, Asahan, Sumatera Utara mendadak ricuh setelah seorang pria yang tengah berbelanja diduga menggunakan uang palsu.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi (3/5/2026) dan langsung memicu kepanikan sekaligus kemarahan di kalangan pedagang dan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

Awalnya pria tersebut terlihat seperti pembeli biasa yang berinteraksi dengan pedagang dan melakukan transaksi layaknya pengunjung pasar pada umumnya.

Namun situasi berubah cepat ketika muncul kecurigaan dari warga sekitar yang mulai memperhatikan gerak-gerik pria tersebut.

Dugaan semakin kuat setelah transaksi yang dilakukan melibatkan uang yang dinilai tidak wajar oleh para pedagang.

Warga setempat kemudian bertindak cepat dengan langsung mengamankan pria tersebut di lokasi kejadian tanpa menunggu aparat datang.

Setelah berhasil diamankan, warga tidak tinggal diam dan langsung melakukan penggeledahan terhadap tas yang dibawa pria tersebut.

Dari dalam tas ditemukan sejumlah uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu yang mencurigakan.

Ketika kabar tentang uang palsu menyebar ke seluruh penjuru pasar, suasana langsung berubah menjadi sangat tegang dan mencekam.

Warga yang merasa dirugikan dan terancam menunjukkan kemarahan yang meluap-luap sehingga pria tersebut nyaris menjadi sasaran amukan massa.

Meskipun demikian situasi akhirnya berhasil dikendalikan berkat inisiatif beberapa warga yang menghentikan aksi main hakim sendiri.

Setelah kondisi mulai terkendali, warga mengambil langkah yang lebih tegas namun tetap bijak dengan menyerahkan pria tersebut kepada pihak kepolisian.

Saat ini pria tersebut sudah berada dalam pemeriksaan intensif aparat kepolisian setempat.

Polisi akan mendalami kasus ini secara lebih lanjut termasuk memastikan keaslian uang yang ditemukan di dalam tas.

Aparat juga akan menyelidiki motif di balik tindakan tersebut serta apakah pria itu bekerja sendiri atau dalam jaringan yang lebih besar.

Kasus ini menjadi alarm penting bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari.

Masyarakat diimbau untuk tidak lengah karena risiko peredaran uang palsu bisa datang kapan saja dan di mana saja.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung