Repelita Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan transformasi menyeluruh di tubuh PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN.
Berdasarkan laporan jurnalistik yang disiarkan oleh kanal YouTube Kompas.com pada Kamis, 15 Oktober 2026, arahan strategis kepala negara tersebut mencakup pembenahan model bisnis korporasi.
ADVERTISEMENT
Langkah taktis ini ditujukan guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas sekaligus mempercepat penggunaan energi surya berkapasitas 100 gigawatt di tanah air.
Instruksi tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan tatap muka di Istana Merdeka Jakarta pada hari Rabu, 14 Oktober 2026 yang dihadiri beberapa pejabat teras.
Pertemuan strategis itu berlangsung bersama Suroso Iskandar sewaktu dirinya masih menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
Namun, pada malam harinya Suroso Iskandar resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PLN yang baru guna menggantikan posisi kedudukan dari Darmawan Prasodjo.
CEO Danantara Rosan Roeslani yang turut mendampingi pertemuan di istana menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta PLN segera melakukan perbaikan manajemen.
Menurut pemaparan Rosan Roeslani, kepala negara menginginkan adanya akselerasi penuh agar pelayanan kelistrikan menjadi lebih baik, cepat, serta tanggap memenuhi kebutuhan publik.
Presiden secara khusus menyoroti pentingnya perombakan model bisnis perusahaan agar tata kelola keuangan negara di sektor energi ini berjalan semakin efektif.
Rosan Roeslani menegaskan bahwa Danantara akan segera berkoordinasi dengan jajaran direksi PLN untuk melakukan kajian mendalam terhadap skema bisnis korporasi.
Evaluasi menyeluruh ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas operasional korporasi sekaligus memangkas beban subsidi energi yang ditanggung kas negara.
Selain pembenahan bisnis, Rosan Roeslani menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan jajaran PLN dalam mengantisipasi timbulnya situasi krisis kelistrikan darurat nasional.
Penyempurnaan rencana cadangan kelistrikan wajib dimatangkan oleh direksi baru demi menjaga stabilitas keandalan pasokan energi di seluruh pelosok Indonesia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok