Berita, Nasional

Prabowo Soroti LSM Berkedok Asing: Dapat Uang dari Luar Negeri untuk Adu Domba, Jangan Sampai Indonesia Dipermainkan Bangsa Lain

Repelita.net

11 April 2026 18:58 WIB • 1,130 view

Prabowo Soroti LSM Berkedok Asing: Dapat Uang dari Luar Negeri untuk Adu Domba, Jangan Sampai Indonesia Dipermainkan Bangsa Lain
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diduga menerima dana asing untuk mengadu domba bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat diskusi bersama sejumlah jurnalis dan pakar dalam siaran yang tayang pada Kamis (19/3/2026), menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.

ADVERTISEMENT

Presiden menyatakan terbuka terhadap pembentukan tim independen untuk mengusut kasus teror tersebut, namun dengan syarat tim itu benar-benar independen.

"Kita bisa pertimbangkan, asal independen ya. Jangan semua LSM-LSM yang sudah apriori benci dengan pemerintah yang dapat uang dari luar negeri, ya kan," tutur Prabowo seperti dikutip dari Kompas TV .

Pernyataan ini disampaikan Presiden di tengah maraknya isu pendanaan asing untuk sejumlah organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

Sebelumnya dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2025), Prabowo juga menyampaikan peringatan serupa.

“Dengan uang, mereka membiayai LSM untuk mengadu domba kita,” ujar Prabowo di hadapan para menteri dan pejabat tinggi negara .

Presiden menyebut pihak asing tersebut kerap mengklaim sebagai penegak demokrasi, hak asasi manusia, dan kebebasan pers, namun menurutnya klaim itu berdasarkan definisi mereka sendiri.

“Mereka katanya adalah penegak demokrasi, HAM, kebebasan pers, padahal itu adalah versi mereka sendiri,” katanya .

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia tidak boleh dipermainkan oleh bangsa mana pun dan harus berdiri di atas kaki sendiri sesuai pesan para proklamator.

“Kita ingat kata-kata proklamator, kita bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri,” tuturnya .

Ia juga menyerukan agar perbedaan yang ada tidak menjadi sumber perpecahan yang justru diharapkan oleh kekuatan asing.

“Perbedaan jangan menjadi sumber gontok-gontokan. Ini selalu yang diharapkan oleh bangsa-bangsa asing, kekuatan-kekuatan asing yang tidak suka Indonesia kuat, tidak suka Indonesia kaya,” lanjutnya .

Dalam kasus Andrie Yunus, Prabowo menegaskan bahwa tindakan teror terhadap aktivis tersebut harus diusut tuntas.

"Ya pasti lah, ini terorisme, ya kan, tindakan biadab, harus kita kejar, harus kita usut, harus kita usut, siapa yang nyuruh, siapa yang bayar," kata Prabowo .

Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada impunitas dalam kasus tersebut dan keterlibatan aparat hukum sebagai pelaku juga harus ditindak tegas .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung