Berita, Nasional

Prabowo Panggil Dirut Garuda dan Menteri Brian ke Istana, Bahas Apa?

Repelita.net

04 May 2026 16:37 WIB • 725 view

Prabowo Panggil Dirut Garuda dan Menteri Brian ke Istana,  Bahas Apa?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Senin siang (4/5/2026).

Glenny tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.00 WIB, disusul oleh Brian yang masuk ke area dalam Istana sekitar pukul 14.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Saat ditanya wartawan, Glenny menjelaskan bahwa dirinya belum dapat mengungkap agenda rapat bersama Presiden Prabowo pada hari ini.

Ia juga urung menyampaikan kepada wartawan mengenai laporan-laporan apa saja yang telah disiapkan untuk Presiden dalam pertemuan tersebut.

Terlepas dari itu, saat ditanya mengenai penerbangan selama musim haji, Glenny menilai bahwa penerbangan haji khususnya yang disediakan oleh Garuda Indonesia berjalan dengan lancar.

“Haji lancar semua. Ya pokoknya baik semua perjalanan haji ya,” kata Glenny menjawab pertanyaan wartawan dengan singkat.

Sementara itu, Brian Yuliarto yang masuk ke area dalam Istana dengan membawa sejumlah dokumen menyampaikan bahwa dirinya akan berbicara mengenai isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo selepas rapat selesai.

“Belum tahu (agenda rapat, Red.) nanti habis dari dalam saja ya,” kata Brian menjawab pertanyaan wartawan yang terus memburu.

Sebelumnya dalam Rapat Kerja Pemerintah yang diikuti oleh 800 pejabat negara termasuk jajaran direksi BUMN pada Rabu (8/4/2026), Presiden Prabowo memerintahkan Garuda Indonesia menjajaki kerja sama membentuk perusahaan patungan dengan maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Airlines.

Presiden menjelaskan bahwa perusahaan patungan itu dapat membantu Indonesia menekan biaya haji sekaligus memberikan keuntungan bagi kedua maskapai nasional.

“Jadi, selama ini pesawat Garuda berangkat bawa (jamaah) haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan (jamaah) haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong. Saya mengatakan, kenapa enggak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam taklimatnya kala itu.

Jika wacana itu terwujud maka pesawat-pesawat Garuda yang mengantarkan jamaah haji ke tanah suci dapat kembali dengan membawa penumpang.

Hal yang sama juga berlaku pada pesawat-pesawat Saudi saat mereka selesai mengangkut jamaah haji Indonesia pulang ke tanah air.

Pesawat-pesawat Saudi itu dapat kembali mengangkut penumpang ke Arab Saudi sehingga tidak ada perjalanan kosong.

Dalam rapat tersebut Presiden Prabowo kemudian memanggil Glenny Kairupan dan Glenny pun dengan lantang menjawab “Siap!”

Presiden kemudian mengingatkan Glenny bahwa instruksi itu telah diberikan dua bulan yang lalu sehingga ia meminta laporan tindak lanjut.

“Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan yang lalu. Ya ini harus kerja cepat, nanti Dirut Garuda menghadap saya,” ujar Presiden kepada Glenny saat itu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung