Berita, Nasional

Prabowo di Taklimat Kabinet: Rakyat Iran Keras Kepala, Tapi Saya Tak Ikut Politik Dalam Negeri Orang Lain

Repelita.net

11 April 2026 16:30 WIB • 1,003 view

Prabowo di Taklimat Kabinet: Rakyat Iran Keras Kepala, Tapi Saya Tak Ikut Politik Dalam Negeri Orang Lain
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan taklimat yang dihadiri seluruh pembantunya di Kabinet Merah Putih, termasuk kepala badan hingga pemimpin BUMN, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4/2026) siang.

Dalam taklimat tersebut, Prabowo menyinggung soal kritik bertubi-tubi terhadap pemerintah seraya menganalogikannya dengan situasi sikap-sikap warga desa dalam gotong royong membangun jembatan.

ADVERTISEMENT

Dia juga menjelaskan bahwa kondisi Indonesia saat ini aman di tengah gejolak dunia, salah satunya akibat perang di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Mulanya dia bercerita soal dirinya yang kadang disebut pengkritik dengan berbagai julukan yang harus disikapi dengan bijak.

"Kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada. 'Prabowo bodoh', saya waspada, 'kalau saya bodoh, artinya saya kumpulin orang pintar bantu saya," ujar Prabowo di hadapan para pejabat.

"'Prabowo keras kepala', ya saya harus terima itu sebagai--coba pegang kepala saya keras enggak," lanjutnya berseloroh sambil mengetuk kepalanya.

Setelah itu dia kemudian menyinggung soal Iran yang saat ini sedang menghadapi Amerika Serikat dan Israel di tengah perang yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

"Kadang-kadang, keras kepala dalam suatu kerjaan dibutuhkan sekarang. Orang katakan rakyat Iran keras kepala, pejuang keras kepala bolak balik diancam, tapi saya tidak ikut politik dalam negeri orang lain," imbuhnya.

Dia juga lalu menyinggung para pendiri bangsa Indonesia yang keras kepala dalam melawan penjajahan bangsa asing.

"Dulu pendiri bangsa kita keras kepala lebih baik mati daripada dijajah kembali," katanya dengan tegas.

"Merah Putih harga mati, enggak ada itu urusan," imbuhnya menekankan semangat nasionalisme.

Oleh karena itu, Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus menghadapi berbagai kritik dengan sikap tenang dan arif.

"Jadi saudara-saudara, kita sikapi dengan ketenangan, dengan kearifan tapi prinsip-prinsip kita pegang teguh yaitu prinsip bernegara, tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa undang-undang dasar, tanpa konstitusi," kata Prabowo.

Sebelumnya pada Rabu pagi, Prabowo mengumpulkan seluruh jajaran kementerian dan lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta untuk mendengarkan taklimat.

Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya mengatakan mereka yang hadir meliputi jajaran menteri Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon I di kementerian dan lembaga.

Selain itu, seluruh Direktur Jenderal, Deputi, serta para Direktur Utama BUMN juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

"Nanti Pukul 14.00 di Istana. Bapak Presiden mengumpulkan seluruh anggota Kabinet Merah putih beserta seluruh Eselon 1 K/L, seluruh Dirjen/Deputi serta para Dirut BUMN," kata Teddy melalui pesan singkat.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko juga membenarkan pertemuan tersebut sebagai ajang pemaparan kondisi ekonomi makro oleh Presiden dan Gubernur Bank Indonesia.

Para pejabat tampak duduk rapi dengan busana putih seragam, mendengarkan taklimat Prabowo yang disampaikan di atas podium kenegaraan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung