Berita, Nasional

Prabowo: Banyak Rakyat Indonesia Masih Miskin, tapi Tetap Bisa Tersenyum

Repelita.net

13 August 2026 19:26 WIB • 538 view

Prabowo: Banyak Rakyat Indonesia Masih Miskin, tapi Tetap Bisa Tersenyum
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat yang masih dililit kemiskinan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Di tengah impitan hidup, Kepala Negara menilai ketabahan publik Indonesia sangat luar biasa karena tetap memancarkan kehangatan serta senyuman.

ADVERTISEMENT

Pandangan tersebut diutarakan ketika beliau meresmikan fasilitas Motor Listrik Nasional beserta sistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

“Rakyat kita masih banyak yang miskin. Yang luar biasa, rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum,” kata Prabowo.

Gambaran mengenai keterbatasan hidup warga yang tinggal di hunian sederhana dengan pakaian seadanya turut dibeberkan oleh beliau.

Fenomena keteguhan hati warga dalam menghadapi masa sulit tersebut diakui Prabowo kerap memicu keprihatinan sekaligus kekaguman mendalam.

“Mungkin bajunya hanya satu, satu setel. Rumahnya hanya gubuk. Makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum,” ujarnya.

Keramahan serta ketulusan emosional warga dipandang sebagai ciri khas kepribadian bangsa Indonesia oleh Presiden.

Namun, beliau memberikan peringatan bahwa ketulusan tersebut rentan disalahartikan oleh pihak luar sebagai indikasi kelemahan.

“Kita dianggap soft state,” kata Prabowo.

Predikat negara yang terlalu lembut tersebut sering kali membuat posisi Indonesia kurang diperhitungkan di kancah antarbangsa.

Tantangan lain yang dihadapi domestik adalah kecenderungan terlambat merespons dinamika perubahan internal maupun eksternal.

Para penerus bangsa diimbau untuk memperdalam literasi sejarah agar mampu memetik pelajaran berharga dari masa lalu.

Pemahaman akan perjalanan bangsa menjadi fondasi utama dalam mengarungi persaingan dunia.

“Kaum muda, belajarlah sejarah. Bangsa yang tidak mengerti sejarah akan dihukum oleh sejarah,” tegasnya.

Kebocoran kekayaan alam akibat penjarahan serta penyelundupan ilegal yang merugikan rakyat juga disinggung dalam pidato tersebut.

Upaya mengembalikan kedaulatan atas kekayaan bumi Nusantara dipastikan bakal menghadapi berbagai tantangan berat menuju status negara maju.

Di sisi lain, keberagaman suku, keyakinan, serta bahasa daerah ditegaskan bukan menjadi penghalang persatuan nasional.

Daya rekat antarelemen masyarakat dalam merawat kerukunan menjadi kunci keunggulan yang mengundang decak kagum dunia internasional.

“Itulah banyak bangsa yang merasa heran dengan kita,” ujar Prabowo.

Seluruh arah kebijakan transformasi ekonomi serta penguatan industri domestik ditegaskan harus berorientasi pada muara kesejahteraan rakyat luas. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung