Berita, Nasional

Polemik Ijazah Jokowi Memanas Lagi, Dokter Tifa Soroti Rismon dan Gugatan 709 Dokumen

Repelita.net

26 May 2026 10:54 WIB • 892 view

Polemik Ijazah Jokowi Memanas Lagi, Dokter Tifa Soroti Rismon dan Gugatan 709 Dokumen
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memanas di ruang publik seiring dengan langkah hukum terbaru yang dilakukan Dokter Tifa.

Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa kini menempuh strategi dengan menggugat keterbukaan atas 709 dokumen terkait isu pendidikan tersebut ke Komisi Informasi Publik.

ADVERTISEMENT

Langkah ini diambil di tengah upaya kelompoknya untuk membongkar kebenaran di balik dugaan ijazah palsu yang selama ini menyita perhatian nasional.

Di sisi lain, Dokter Tifa mulai memberikan sorotan tajam kepada Rismon, sosok yang sebelumnya dikenal aktif menyuarakan isu serupa bersama kelompoknya.

Ia mengaku memiliki kekhawatiran terhadap arah gerakan yang dibawa Rismon karena dinilai mulai melebar ke isu-isu di luar substansi polemik ijazah.

“Kalau saya sebagai peneliti, harus berpijak pada evidence base, pada data. Jadi memang kemunculan pemain baru dalam sebuah gerakan itu harus ada check and balance,” kata Dokter Tifa dalam podcast yang tayang pada Senin (18/5/2026).

Dokter Tifa menekankan bahwa perjuangan untuk membuktikan keaslian dokumen seharusnya tetap berpijak pada jalur ilmiah dan pembuktian data yang konkret.

Ia menyayangkan adanya kecenderungan pembahasan yang melebar ke arah lain yang tidak berkaitan langsung dengan substansi perkara utama.

“Di banyak pertemuan, soal ijazah mungkin hanya lima sampai sepuluh menit. Selebihnya membahas isu lain, menyebut nama jenderal, tokoh-tokoh tertentu. Itu yang membuat saya khawatir,” ujarnya.

Meskipun terdapat perbedaan pandangan, Dokter Tifa memastikan bahwa hasil penelitian dalam buku Jokowi White Paper yang disusun bersama Rismon tetap dianggap valid.

Ia menyebut sejumlah temuan dalam dokumen tersebut telah melalui proses validasi oleh beberapa ahli digital forensik.

“Apa yang ditulis di dalam White Paper itu menurut saya tetap sahih. Sudah direview juga oleh ahli forensik digital,” katanya.

Terkait isu akademik yang kini menimpa Rismon, ia menegaskan hal itu tidak lantas membatalkan integritas hasil riset yang telah disusun sebelumnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung