Berita, Nasional

Pilot Asing Penyelundup Puluhan Kilogram Narkotika Diringkus di Bandara Soekarno-Hatta

Repelita.net

01 August 2026 21:05 WIB • 907 view

Pilot Asing Penyelundup Puluhan Kilogram Narkotika Diringkus di Bandara Soekarno-Hatta
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Seorang pengemudi burung besi berkewarganegaraan asing berinisial MSBO diringkus aparat kepolisian akibat kedapatan membawa puluhan kilogram barang haram ke tanah air.

Oknum penerbang salah satu maskapai internasional tersebut diamankan petugas gabungan saat mendarat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

ADVERTISEMENT

Pihak berwajib menyita puluhan ribu kapsul obat terlarang serta paket serbuk putih sebagai barang bukti kejahatan lintas negara tersebut.

Aksi penggagalan penyelundupan komoditas ilegal ini berlangsung pada pertengahan pekan lalu sewaktu jadwal kedatangan rute penerbangan luar negeri diperiksa ketat.

Petugas pos pengawasan pabean menaruh kecurigaan pada koper perak milik pelaku yang melewati mesin pemindai x-ray di pintu kedatangan khusus.

Oknum kru pesawat MH727 rute Kuala Lumpur menuju Jakarta itu sengaja diarahkan ke ruang isolasi pemeriksaan demi pembongkaran muatan barang bawaan secara manual.

Hasil penggeledahan membuktikan adanya belasan bungkusan padat berisi 70.114 butir pil ekstasi berbagai logo merek mewah dengan estimasi berat mencapai 25 kilogram.

Selain tumpukan pil disko, aparat kedeputian narkotika juga mendapati paket sabu seberat 4 gram yang tersimpan rapi di dalam tas selempang milik tersangka.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso membenarkan operasi tangkap tangan terhadap jaringan sindikat narkotika internasional terorganisir ini.

Berdasarkan hasil interogasi sementara, pelaku mengaku tergiur imbalan senilai 50.000 ringgit Malaysia atau setara ratusan juta rupiah untuk meloloskan barang haram tersebut.

Sistem peredaran gelap ini dikendalikan oleh seorang operator utama dari luar negeri yang bertugas memandu pergerakan kurir setibanya di penginapan wilayah ibu kota.

“Setibanya di Jakarta, ia akan diberitahu oleh orang lain, yang diyakini berada di Malaysia, bahwa seorang kaki tangan akan mengambil narkoba di hotelnya,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso.

Tersangka mengaku telah sukses menjalankan misi pengiriman komoditas haram ke Indonesia sebanyak dua kali sebelum akhirnya tertangkap pada aksi yang ketiga.

Selain bertindak sebagai kurir pengangkut barang, hasil pemeriksaan laboratorium sisa urine milik oknum pilot asing tersebut juga dinyatakan positif mengandung zat adiktif.

Pihak penyidik menyangkakan pasal berlapis undang-undang narkotika dengan ancaman sanksi maksimal hukuman mati bagi pelaku permufakatan jahat peredaran obat terlarang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung