Berita, Nasional

Pesan Habib Rizieq untuk Prabowo: Bersihkan Kabinet dari Koruptor dan Jangan Andalkan Pajak Rakyat

Repelita.net

25 September 2026 23:52 WIB • 74 view

Pesan Habib Rizieq untuk Prabowo: Bersihkan Kabinet dari Koruptor dan Jangan Andalkan Pajak Rakyat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tokoh agama terkemuka Habib Rizieq Shihab memberikan pernyataan mendalam mengenai prinsip moral kepemimpinan nasional dan pentingnya menjaga keutuhan bangsa.

Dalam rekaman ceramah yang disiarkan oleh kanal YouTube bernama SAHDARI Sahabat Dakwah Religi, beliau menekankan bahwa para ulama maupun habaib sama sekali tidak memiliki rasa benci terhadap figur kepala negara.

ADVERTISEMENT

Pernyataan religius tersebut disampaikan untuk menegaskan komitmen bersama dalam mengawal kebijakan pemerintahan agar selalu berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.

"enggak ada ulama enggak ada habaib yang benci sama presiden Enggak Kita semua cinta sama negara semua kita cinta kepada presiden Tapi kita pengin negara ini diatur dengan baik Ini Indonesia negara besar 275 juta rakyat penduduknya Saudara ngatur negara dengan 2035 penduduk Sejuta penduduk ini Saudara harus betul-betul ngatur Ini bukan warung kopi ini bukan toko beras ini negara Saudara atur negara harus fokus serius Ngatur negara enggak cukup dengan ceramah enggak cukup dengan pidato enggak cukup saudara dengan retorika kata-kata ngatur negara buat kebijakan buat regulasi yang mensejahterakan negara membela rakyat kecil Saya dukung Bapak Presiden Saya akan bela Bapak Presiden kalau Bapak Presiden membersihkan kabinetnya dari orang-orang yang terlibat pelanggaran HAM terlibat korupsi terlibat judi dan terlibat segala macam kejahatan," tegas Habib Rizieq Shihab memberikan pesan mendalam.

Beliau juga memberikan tanggapan terbuka mengenai pandangan sebagian kelompok masyarakat yang menilai gaya penyampaian dakwahnya terkesan sangat lugas dan keras.

Langkah tegas tersebut dinilai sangat perlu dilakukan terutama ketika berhadapan dengan berbagai tindakan penyelewengan yang merugikan hajat hidup rakyat kecil.

"Ada bilang "Habib Risik jangan diundang Ceramahnya keras." Iya Saya keras keras terhadap bajingan terhadap koruptor terhadap penjahat negara terhadap mafia Saudara wajib kita keras karena mereka mau bikin susah rakyat Saudara Mereka mau bikin susah umat Betul Betul Tapi kalau pada pejabat yang baik pejabat yang santun tentara yang sopan polisi yang merakyat Saudara enggak bisa Kita enggak boleh keras pada mereka Kita mesti rangkul mereka Kalau bukan kita yang merangkul nanti orang jahat yang merangkul mereka," jelasnya di hadapan para jemaah.

Lebih lanjut, tokoh agama tersebut menyoroti struktur pendapatan anggaran belanja negara yang saat ini dinilai terlalu bertumpu pada sektor perpajakan.

"Kita sampaikan saudara ke pimpinan DPR kita sampaikan semua pejabat kita sampaikan bahwa ciri negara bangkrut kalau dia bergantung kepada pajak 82,4% saudara APBN Indonesia ini pendapatan Indonesia itu 82,4% dari pajak saudara," kata Habib Rizieq Shihab.

"Nah lalu dari tambang mana kan negeri kita ada emas ada batu bara ada nikel ada timah saudara ada boksit ada aspal Ke mana kok 82,4% dari pajak Dikit-dikit pajak dikit-dikit pajak saudara," lanjutnya.

"Ada apa Kita lihat mundur kita teliti Saudara Kita lakukan evaluasi Dulu zaman Pak Harto Saudara Pak Harto itu membuat BUMN Badan Usaha Milik Negara Ada juga di daerah badan usaha milik daerah Saudara," sambungnya.

Kondisi ini mendorong perlunya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan aset-aset strategis nasional termasuk kinerja badan usaha milik negara.

"Ini BUMN yang didirikan oleh Pak Harto ratusan jumlahnya Saudara Ada yang ngurus penerbangan ada yang ngurus pelayaran ada yang ngurus perkebunan ada yang ngurus pertambangan ada yang ngurus perminyakan Saudara," jelasnya lagi.

"Ada yang ngurus pendidikan kesehatan BUMN dibuat oleh Pak Harto untuk apa Supaya BUMN ini kerja semuanya cari duit yang banyak untuk apa Untuk membiayai negara," tuturnya.

"Jadi duit dari situ buat bangun klinik buat bangun rumah sakit buat bangun jalan di desa-desa buat bangun listrik masuk ke daerah-daerah pelosok saudara," imbuhnya.

"Enggak sampai di situ Buat gaji pejabat pegawai pemerintah sipil TNI PORI semua dari sana Sehingga zaman Pak Harto pajak rendah Bukan enggak ada pajak ada pajak-pajak dulu disebut ipeda Murah Saudara murah Orang miskin juga bisa bayar Kenapa Karena saat itu negara tidak bergantung kepada pajak Saudara," bebernya.

Evaluasi kritis tersebut dipaparkan untuk mengkritisi banyaknya sektor usaha milik negara yang saat ini justru mengalami kendala keuangan yang cukup berat.

"Nah pertanyaannya kenapa sekarang kau jadi bergantung kepada pajak Ternyata BUMN BUMN ratusan BUMN yang dulu dibangun oleh Pak Harto sekarang hampir semua bangkrut Semua bangkrut Saudara," ungkapnya.

"Bangkrutnya korupsinya enggak tanggung-tanggung triliunan saudara yang korupsi R triliun R3 triliun 700 triliun saudara triliun," pungkasnya.

Dalam kesempatan mulia itu, beliau juga mengajak seluruh jajaran pimpinan daerah untuk terus memperkuat jalinan ukhuwah dan persatuan antarkomponen bangsa.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah setempat, tokoh legislatif, serta para pemuka agama yang berkomitmen menjaga kedamaian wilayah.

Aksi kebersamaan seluruh elemen ini dinilai menjadi kunci utama untuk membawa dampak positif bagi kemakmuran dan kestabilan daerah secara berkelanjutan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung