Berita, Nasional

Perry Warjiyo Buka Suara Usai Mundur dari Kursi Gubernur Bank Indonesia

Repelita.net

01 September 2026 13:16 WIB • 454 view

Perry Warjiyo Buka Suara Usai Mundur dari Kursi Gubernur Bank Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan pimpinan tertinggi bank sentral akhirnya memberikan tanggapan resmi usai memilih meninggalkan kursi jabatannya.

Pernyataan tersebut dirilis ke publik sebagai respons langsung setelah pengunduran dirinya dikonfirmasi oleh pihak istana negara.

ADVERTISEMENT

Rasa terima kasih yang mendalam disampaikan olehnya atas mandat serta amanah yang telah dipercayakan kepadanya selama memimpin lembaga keuangan negara tersebut.

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selama ini dalam menjalankan tugas-tugas Bank Indonesia sesuai Undang-Undang dan ketentuan yang berlaku," ujar Perry Warjiyo lewat pernyataan tertulis.

Harapan besar juga dipanjatkan agar lembaga tersebut senantiasa diberkahi petunjuk serta penjagaan dalam mengemban tugas krusial demi pembangunan ekonomi tanah air.

"Semoga Tuhan YME senantiasa melimpahkan rahmat dan perlindungan bagi Bank Indonesia dalam menjalankan mandatnya bagi kemajuan perekonomian nasional," tuturnya.

Langkah mundur petinggi lembaga moneter itu sebelumnya telah dikonfirmasi secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada awal pekan lalu.

Pengumuman resmi perihal pelepasan jabatan tersebut disampaikan kepada awak media melalui keterangan pers kilat yang diadakan di kompleks perkantoran bank sentral ibu kota negara.

Pemerintah pusat melalui istana menyatakan telah memegang dokumen permohonan berhenti dari yang bersangkutan dan menghargai sepenuhnya pilihan pribadi tersebut.

"Kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," ucap Prasetyo Hadi di hadapan para jurnalis.

Rekam jejak kepemimpinan tokoh senior berusia enam puluh tujuh tahun ini bermula saat dirinya dilantik secara resmi pada akhir Mei tahun dua ribu delapan belas silam.

Masa pengabdiannya kemudian diperpanjang untuk periode kedua lewat pelantikan lanjutan yang seharusnya berlangsung hingga tahun dua ribu dua puluh delapan mendatang.

Sebelum memegang kendali tertinggi di lembaga tersebut, ia telah mendedikasikan waktu selama lebih dari tiga puluh tahun berkarier serta sempat menduduki posisi deputi gubernur senior.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung