Berita, Nasional

Pengamat: Rencana Beli Puluhan Ribu Motor Listrik untuk Kepala SPPG, BGN Tambah Polemik MBG Yang Terus Bermunculan

Repelita.net

11 April 2026 22:00 WIB • 1,169 view

Pengamat: Rencana Beli Puluhan Ribu Motor Listrik untuk Kepala SPPG, BGN Tambah Polemik MBG  Yang Terus Bermunculan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti rencana pengadaan puluhan ribu motor listrik oleh Badan Gizi Nasional untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Kebijakan yang digagas Kepala BGN Dadan Hindayana itu dinilai memunculkan pertanyaan besar di tengah situasi ekonomi serta langkah efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah.

ADVERTISEMENT

Menurut Adi, wacana tersebut menambah daftar polemik yang sejak awal melekat pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Berbagai persoalan teknis sebelumnya juga telah menjadi sorotan luas di tengah masyarakat.

Ia menyebut dalam pelaksanaan program itu pernah muncul keluhan soal kualitas makanan. Mulai dari lauk yang disebut belum matang hingga kasus dugaan keracunan yang ramai diprotes publik.

“Kita tahu bahwa begitu banyak praktik-praktik yang pada level teknisnya terkait dengan penyediaan makan bergizi itu diprotes oleh publik. Ada yang lauknya mentah, ada lele mentah, ada yang terkait dengan keracunan, dan seterusnya,” ujarnya melalui kanal YouTube pribadinya.

Adi juga menyinggung polemik lain ketika ada pengelola dapur MBG yang mengaku memperoleh keuntungan besar dalam sehari. Menurutnya, hal tersebut ikut memicu kontroversi berkepanjangan.

“Bahkan ketika ada yang punya dapur MBG yang kemudian joget-joget karena mendapatkan untung dalam sehari 6 juta, itu juga menuai kontroversi yang tidak berkesudahan,” katanya.

Ia menilai kondisi ekonomi global yang masih bergejolak seharusnya menjadi pertimbangan penting sebelum mengambil kebijakan baru berskala besar. Langkah tambahan belanja negara dinilai perlu dihitung secara cermat.

Menurut Adi, pemerintah saat ini masih menghadapi tekanan fiskal, termasuk beban subsidi energi yang terus meningkat di tengah ketidakpastian global. Karena itu, kebijakan pengadaan baru dinilai berpotensi menambah tekanan anggaran.

Dalam pandangannya, rencana pengadaan motor listrik sebaiknya ditunda sampai kondisi ekonomi lebih stabil. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian agar kebijakan publik tidak memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Adi juga melihat munculnya wacana tersebut semakin memperkuat kritik terhadap program MBG yang sejak awal kerap menjadi perhatian publik. Ia menilai evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan pelaksanaan program perlu dilakukan.

Pengadaan motor listrik untuk kepala SPPG kini menjadi sorotan dan diperkirakan masih memicu perdebatan. Isu yang mengemuka antara lain menyangkut urgensi, efisiensi anggaran, serta kesesuaian dengan kondisi ekonomi nasional saat ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung