Berita, Timur Tengah

Pemimpin Iran Kirim Pesan Tajam Lawan Blokade Trump

Repelita.net

01 May 2026 14:05 WIB • 919 view

Pemimpin Iran Kirim Pesan Tajam Lawan Blokade Trump
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, mengirimkan pesan tajam untuk melawan intervensi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait blokade laut di Selat Hormuz.

Trump dilaporkan telah menolak proposal terbaru Iran dan memilih mempertahankan blokade laut sampai kesepakatan nuklir baru yang komprehensif tercapai antara kedua negara.

ADVERTISEMENT

Kepada media Axios, presiden AS itu menegaskan bahwa blokade terhadap Iran akan terus berlaku meskipun Teheran telah mengajukan usulan pembukaan Selat Hormuz lebih dahulu.

Trump menilai bahwa tekanan ekonomi melalui blokade lebih efektif dibandingkan serangan militer untuk membuat Iran semakin terdesak dalam negosiasi nuklir.

Tanpa jaminan non-nuklir dari Iran, Trump menyatakan tidak akan ada kesepakatan dan blokade akan tetap dipertahankan tanpa batas waktu.

Di balik layar, Komando Pusat AS atau CENTCOM dikabarkan sudah menyiapkan skenario serangan lanjutan berbentuk gelombang singkat namun sangat kuat dan terarah.

Target serangan tersebut meliputi infrastruktur penting Iran untuk memaksa Teheran kembali berunding sesuai keinginan Washington.

Meskipun demikian, hingga Selasa (28/4/2026) malam, Trump belum memberi perintah serangan militer langsung dan masih menjadikan blokade sebagai senjata utama.

Di sisi lain, sumber keamanan Iran menegaskan bahwa blokade AS akan dibalas dengan tindakan nyata karena kesabaran Teheran memiliki batas tertentu.

Militer Republik Islam sejauh ini disebut masih menahan diri demi memberi ruang bagi jalur diplomasi antara kedua negara.

Namun, para pejabat Iran memperingatkan bahwa jika blokade terus berlanjut, respon yang lebih keras dan tidak terhindarkan akan segera diluncurkan.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari kantor berita Tasnim News, Ayatollah Mojtaba Khamenei menekankan bahwa tekad bangsa Iran untuk melindungi pencapaian nuklir dan rudal sangat kuat.

“Sembilan puluh juta warga Iran yang terhormat, baik di dalam maupun di luar negeri, menganggap semua kemampuan berbasis identitas, spiritual, manusia, ilmiah, industri, dan teknologi dari nano dan bio hingga teknologi nuklir dan rudal sebagai aset nasional dan akan melindunginya sebagaimana mereka mempertahankan perbatasan darat, laut, dan udara mereka,” katanya.

Pemimpin tertinggi Iran juga memastikan bahwa militer negaranya akan menjamin keamanan Teluk Persia dan menghilangkan segala bentuk penyalahgunaan jalur air ini oleh musuh-musuh yang bermusuhan.

Dia menegaskan bahwa kehadiran pasukan Amerika di wilayah Teluk Persia saat ini justru menjadi sumber utama ketidakamanan bagi seluruh negara di kawasan.

Pangkalan-pangkalan AS yang rapuh bahkan tidak mampu menjamin keamanan mereka sendiri, apalagi keamanan sekutu-sekutu Amerika di Timur Tengah.

“Atas kehendak Tuhan, masa depan cerah kawasan Teluk Persia akan menjadi masa depan tanpa Amerika Serikat,” tegas Ayatollah Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya.

Dia juga menambahkan bahwa kerangka hukum dan pengelolaan Selat Hormuz yang baru akan membawa kenyamanan serta kemajuan bagi semua bangsa di kawasan tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung