Berita, Nasional

Pemerintah Beli Kipas Angin Rp 1,8 Triliun untuk Koperasi Desa, DPR : Anginnya Bisa Hempas Tikus

Repelita.net

17 July 2026 08:55 WIB • 620 view

Pemerintah Beli Kipas Angin Rp 1,8 Triliun untuk Koperasi Desa, DPR : Anginnya Bisa Hempas Tikus
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pemerintah kembali menuai sorotan tajam setelah bocornya rencana pembelian 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp 1,8 triliun untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengungkapkan temuan mengejutkan dalam rapat kerja dengan Kementerian Koperasi, Rabu (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menyoroti ketidakjelasan informasi pengadaan yang seharusnya terbuka untuk publik.

"Kami coba mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi apapun dari pemerintah adanya pengadaan ini," tegas Mufti di ruang rapat.

Mufti bahkan mengambil langkah ekstra dengan membuka situs belanja daring untuk mengecek sendiri harga pasaran kipas angin.

Hasilnya, ia mendapati kipas standing merek Cosmos hanya dijual sekitar Rp 338 ribu di toko resmi, dan lebih murah lagi di platform lain.

"Kalau di Shopee, Tokopedia harganya lebih murah lagi, hanya Rp 300 ribuan. Itu kalau beli satuan, artinya kalau pemerintah beli dalam jumlah 1,8 juta pastinya akan lebih murah," paparnya.

Dengan nada sindir, ia melempar pernyataan pedas bahwa kipas yang dibeli dengan anggaran miliaran itu seharusnya mampu menghasilkan hembusan dahsyat.

"Itu kipas angin yang khusus standing lho, yang hempasan anginnya bisa menghempaskan tikus-tikus di KDMP," ujarnya diselingi gelak para peserta rapat.

Mufti lantas mencecar Menteri Koperasi Ferry Julianto perihal merek, spesifikasi, dan lokasi pembelian barang yang nilainya selangit itu.

"Kalau memang pengadaan ini betul, itu kipas anginnya merek apa, spesifikasinya apa, dan dibelinya dimana ?" tanya Mufti.

Menariknya, Menteri Koperasi Ferry Julianto justru mengaku buta terhadap proses pengadaan yang tengah menjadi perbincangan nasional itu.

"Soal kipas angin, ini saya gak tahu, ini karena pengadaannya bukan di kami," jawab Ferry dengan ekspresi datar.

Kendati demikian, ia sempat menyebut model Imatsu MDF yang dijual di platform dagang elektronik dengan banderol sekitar Rp 11 juta per unit.

"Rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model Imatsu MDF harganya di Shopee ini 11.464.000. Tapi itu saya gak tahu persis," katanya.

Program KDMP sendiri digadang-gadang sebagai benteng ekonomi kerakyatan dengan target ribuan koperasi di seluruh desa.

Setiap unit koperasi dirancang menjadi pusat ekonomi multifungsi yang melayani sembako, klinik desa, hingga distribusi barang subsidi.

Pendanaan proyek ini berasal dari pinjaman perbankan yang difasilitasi Saldo Anggaran Lebih (SAL) APBN.

Namun ketidaktahuan menteri dan tertutupnya informasi pengadaan justru memicu pertanyaan publik tentang akuntabilitas pengelolaan uang rakyat. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung