Berita, Timur Tengah

Pembelaan Bos Mossad Usai Dituduh Menipu AS soal Perubahan Rezim Iran

Repelita.net

15 April 2026 23:31 WIB • 1,108 view

Pembelaan Bos Mossad Usai Dituduh Menipu AS soal Perubahan Rezim Iran
Foto: Istimewa

Repelita Yerusalem - Kepala Mossad David Barnea membela diri di hadapan publik setelah dituduh oleh pejabat Israel dan Amerika Serikat telah menipu Washington soal ilusi perubahan rezim Iran yang hingga kini tidak kunjung terjadi meski perang telah berkobar berminggu-minggu.

Berbicara pada upacara peringatan Holocaust di Yerusalem pada Selasa, 14 April 2026, Barnea menegaskan bahwa misi Mossad untuk memfasilitasi jatuhnya rezim Islam Iran belum selesai.

ADVERTISEMENT

"Misi kami belum selesai. Kami tidak berpikir bahwa misi kami akan selesai segera setelah pertempuran mereda, tetapi kami merencanakan, dan (sungguh) kami berencana untuk melanjutkan, dan ini akan terwujud bahkan setelah serangan terhadap Teheran," kata Barnea.

The Jerusalem Post melaporkan bahwa Mossad telah memberi tahu pejabat tinggi Israel dan Amerika bahwa potensi perubahan rezim hanya akan terjadi setelah perang Iran berakhir, bukan di tengah-tengahnya.

Oleh karena itu, Barnea menolak tuduhan bahwa Mossad telah gagal atau mencoba memperdaya AS agar percaya pada ilusi perubahan rezim.

Barnea mengungkapkan bahwa Mossad telah beroperasi di jantung Teheran selama serangan AS-Israel dengan memberikan intelijen presisi kepada Angkatan Udara untuk menghancurkan rudal yang mengancam Israel.

Ia menegaskan bahwa peran Mossad akan berakhir hanya ketika rezim radikal Iran diganti, dan Israel tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman eksistensial tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung