Berita, Internasional

Paus Leo XIV Kecam Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran Serta Tolak Teori Perang Adil

Repelita.net

07 June 2026 16:36 WIB • 734 view

Paus Leo XIV Kecam Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran Serta Tolak Teori Perang Adil
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pemimpin tertinggi takhta suci Vatikan Paus Leo XIV menyuarakan pandangan kritisnya mengenai agresi militer yang digulirkan oleh blok Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

Menurut figur sentral umat Katolik tersebut, dogma konvensional mengenai keadilan dalam pertempuran sudah kehilangan relevansi jika disandingkan dengan potret pertempuran masa kini.

ADVERTISEMENT

Pandangan tajam itu dilontarkan sang pontifex kepada para awak media di tengah penerbangan kepausan menuju Madrid dari kota Roma pada hari Sabtu.

“Tidak ada perang yang adil di sana,” kata Leo kepada wartawan dalam penerbangan dari Roma ke Madrid, Sabtu, yang menandai perjalanan luar negeri keempatnya sebagai Paus.

Komentar menohok ini mencuat guna membalas argumentasi dari Wakil Presiden Negeri Paman Sam JD Vance yang memakai tameng doktrin keadilan tempur demi melegitimasi aksi militer sekutu.

Sang Paus menguraikan bahwa formulasi filosofis seputar pembenaran sebuah konflik bersenjata dirumuskan pada masa lampau yang sangat jauh.

Kala itu peradaban umat manusia dinilai belum sanggup memprediksi besarnya efek pemusnah masif dari persenjataan mutakhir yang dimiliki negara-negara modern.

“Masalahnya adalah teori perang yang adil berasal dari berabad-abad yang lalu, dari masa ketika orang tidak dapat membayangkan senjata dan kapasitas penghancuran yang ada saat ini," ujarnya.

Sikap vokal dari pemuka agama ini diprediksi kian memperlebar keretakan diplomasi serta meningkatkan tensi politik dengan pemerintahan pimpinan Presiden Donald Trump.

Apalagi pemimpin tertinggi Vatikan tersebut terus menyuarakan gencatan senjata dan menentang narasi politik yang berpotensi memperluas eskalasi pertikaian di Timur Tengah.

Pada awal periode tahun ini, sang pontifex sempat melayangkan kecaman keras terhadap ancaman Presiden Trump yang menyebut tidak akan menyisakan peradaban di bumi Iran.

Retorika bernada intimidasi dari orang nomor satu di Washington itu dicap oleh sang Paus sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima.”

Menanggapi gelombang kritik tersebut, politikus flamboyan Amerika itu sempat melontarkan serangan balik dengan mencap sang Paus sebagai figur yang "lemah dan buruk dalam kebijakan luar negeri."

Kendati diserang secara personal, Paus Leo XIV memilih abai terhadap sindiran miring tersebut dan menegaskan komitmennya untuk tidak gentar mengampanyekan pesan perdamaian dunia.

Gesekan opini antara pihak Gedung Putih dan Vatikan ini pada gilirannya memicu gelombang respons serta pembelaan dari para elite politik di dalam negeri Italia.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni secara terbuka ikut pasang badan dan mengecam balik pernyataan yang dilontarkan oleh suksesor pemerintahan Amerika Serikat itu.

Meloni secara tegas menggarisbawahi bahwa serangan verbal yang dilayangkan terhadap pemimpin spritual tertinggi Vatikan merupakan tindakan yang "tidak dapat diterima." (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung