Repelita London - Karakter emosional dari pewaris takhta utama kerajaan Inggris kini tengah menjadi sorotan tajam publik global pasca perilisan buku biografi terbaru yang menguliti tabiat asli sang pangeran di balik pintu istana.
Langkah pengungkapan sifat temperamental tersebut dinilai memicu ketegangan psikologis horizontal yang memperumit pola komunikasi harian antara sang putra mahkota dengan sang kepala monarki yang telah berusia senja.
ADVERTISEMENT
Seorang mantan asisten rumah tangga kediaman pedesaan membeberkan kesaksian otentik mengenai frekuensi luapan amarah bersuara lantang yang kerap diarahkan langsung kepada sang ayah melalui kesaksian tertulis yang berbunyi "Ketika dia frustrasi, dia memang akan berteriak [kepada raja],".
Kondisi psikologis yang meledak-ledak tersebut dinilai tidak jauh berbeda dengan watak temperamen sang raja sendiri yang digambarkan oleh para pengamat kerajaan memiliki karakteristik serupa dengan ledakan gunung berapi.
Di sisi lain, reputasi moral lembaga pelestarian lingkungan bentukan sang pangeran kian terpojok akibat adanya temuan aliran dana segar dari korporasi logistik global yang terafiliasi dengan jaringan perkara asusila internasional.
Pihak lembaga swadaya anti-monarki secara resmi melayangkan nota pengaduan kepada komisi pengawas karena menemukan nama jajaran eksekutif penyandang dana utama tercantum dalam dokumen kejahatan Jeffrey Epstein.
Pemimpin pergerakan sipil Graham Smith mendesak adanya transparansi radikal atas hubungan bisnis tersebut serta mempertanyakan kepatuhan sang pangeran dalam melakukan uji tuntas aliran modal asing melalui penegasan berbunyi “William memiliki banyak pertanyaan yang harus dijawab tentang apa yang dia ketahui tentang Andrew dan Epstein. Dan sekarang dia harus menjelaskan hubungannya dengan Sulayem,”.
Meskipun dihantam rentetan polemik etika, pundi-pundi kekayaan pribadi sang pangeran dilaporkan justru mengalami lonjakan drastis hingga mencapai angka jutaan dolar yang bersumber dari hak kelola tanah warisan kedipaten.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok