Berita, Nasional

Ongen Kritik Feri Amsari, Saiful Mujani, dan Said Didu: Reformasi 1998 Butuh Proses Panjang, Bukan Ujug-ujug

Repelita.net

13 April 2026 10:56 WIB • 909 view

Ongen Kritik Feri Amsari, Saiful Mujani, dan Said Didu: Reformasi 1998 Butuh Proses Panjang, Bukan Ujug-ujug
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Aktivis Yulian Paonganan yang akrab disapa Ongen melontarkan kritik tajam kepada sejumlah tokoh yang belakangan vokal mengkritik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui akun media sosial X pribadinya @ongen_id pada Minggu (12/4/2026).

Dalam unggahannya, Ongen menyoroti sejumlah nama seperti Feri Amsari, Saiful Mujani, dan Said Didu yang dinilai kerap membawa narasi Reformasi 1998 dalam kritik politik saat ini.

ADVERTISEMENT

Ia menilai penggunaan narasi tersebut tidak tepat jika tidak disertai pemahaman mendalam terhadap proses sejarah panjang yang terjadi saat itu.

“Reformasi 1998 itu bukan ujug-ujug pidato halal bihalal lalu tiba-tiba mahasiswa dan rakyat turun ke jalan. Itu butuh proses panjang sejak akhir 1980-an,” tulis Ongen.

Ongen juga menyindir pihak-pihak yang dianggapnya tidak terlibat langsung dalam gerakan reformasi namun kini merasa paling memahami dinamika perjuangan tersebut.

Dia mengatakan bahwa ada pihak yang baru belakangan mengklaim diri sebagai bagian dari semangat reformasi.

Selain itu Ongen menyinggung perubahan sikap sejumlah pengkritik yang pada masa lalu dinilai memiliki pandangan politik berbeda.

Dia menyebut sebagian pihak yang kini mengkritik Prabowo sebelumnya pernah mengkritik Joko Widodo dan cenderung mendukung Prabowo dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019.

“Dahulu para pengkritik Prabowo ini menghujat Jokowi dan cenderung berharap Prabowo menang pada 2014 dan 2019. Ketika Prabowo menang 2024, baru satu setengah tahun sudah dihujat,” tulisnya.

Di akhir pernyataannya, Ongen mempertanyakan arah kritik yang disampaikan para tokoh tersebut termasuk kemungkinan preferensi terhadap figur lain seperti Anies Baswedan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung