Berita, Timur Tengah

Negosiasi di Pakistan Gagal, Trump Ngamuk Mau Blokade Selat Hormuz: Kapal yang Bayar Pajak ke Iran Akan Dihancurkan?

Repelita.net

13 April 2026 13:32 WIB • 1,154 view

Negosiasi di Pakistan Gagal, Trump Ngamuk Mau Blokade Selat Hormuz: Kapal yang Bayar Pajak ke Iran Akan Dihancurkan?
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, dinyatakan mandek sehingga Presiden Donald Trump mengamuk dan mengancam akan memblokade Selat Hormuz serta menghancurkan setiap kapal yang membayar bea masuk ilegal kepada Iran.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menuliskan bahwa AS akan mengambil tindakan terhadap setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar bea masuk kepada Iran.

ADVERTISEMENT

"Tidak seorangpun yang membayar bea masuk ilegal akan memiliki jalur aman di laut lepas, setiap warga Iran yang menembak kita atau kapal kapal damai akan DIHANCURKAN," tulis Trump seperti dilansir dari Reuters.

Trump juga menyebut bahwa angkatan laut Amerika Serikat akan mulai memblokade Selat Hormuz sebagai bentuk tekanan maksimal pasca kegagalan perundingan di Pakistan.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut pasukannya bakal menerapkan blokade terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran mulai Senin (13/4) pukul 10 pagi waktu AS.

Dalam pernyataannya di X, CENTCOM menyebut blokade tersebut akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan dan pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.

Merespons ancaman tersebut, Korps Garda Revolusi Islam memberikan ultimatum keras agar kapal-kapal militer AS tidak melintasi wilayah Selat Hormuz.

"Pasukan angkatan laut IRGC secara kuat memiliki kendali penuh yang cerdas atas Selat Hormuz," demikian pernyataan IRGC seperti dilansir Tasnim News pada Minggu (12/4/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hanya kapal sipil yang diizinkan melintas namun syarat dan ketentuan tetap berlaku.

IRGC juga membantah laporan media tentang keberadaan kapal-kapal Amerika yang melintas di Selat Hormuz.

"Setiap upaya kapal militer untuk melintasi selat Hormuz akan ditindak secara keras dan tegas," demikian pernyataan IRGC.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung