Berita, Nasional

Muslim Arbi: Serangan Masif terhadap Prabowo Didalangi Oligarki yang Ingin Mengganti Presiden dengan Boneka

Repelita.net

29 June 2026 23:59 WIB • 989 view

Muslim Arbi: Serangan Masif terhadap Prabowo Didalangi Oligarki yang Ingin Mengganti Presiden dengan Boneka
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menilai serangan terstruktur, sistematis, dan masif yang menerpa pemerintahan Presiden Prabowo saat ini merupakan upaya untuk menggagalkan agenda besar sang kepala negara.

Ia berpendapat bahwa tekanan hebat yang dirasakan dalam dua tahun kepemimpinan Prabowo berakar pada visi dalam buku Paradoks Indonesia.

ADVERTISEMENT

Muslim menjelaskan bahwa isi buku tersebut membedah penguasaan sumber daya alam oleh segelintir pihak yang kemudian mendikte kepentingan negara.

"Dari pisau analisannya di buku itu (PI) adalah sumber daya alam indonesia (SDA) di kuasai oleh segelintir pengusaha rakus dan kemudian menjelma menjadi pemilik modal dan penguasa ekonomi dan aset negara ( tanah jutaan hektar) dan mau mendikte negara dan para penguasa untuk kepentingan bisnis mereka," tulis Muslim Arbi melalui catatannya pada 29 Juni 2026.

Menurutnya, oligarki tidak menghendaki adanya presiden yang berpegang teguh pada konstitusi serta memprioritaskan kepentingan rakyat.

Hal inilah yang ia yakini menjadi alasan mengapa Prabowo berkali-kali gagal dalam kontestasi pilpres di masa lalu.

Muslim membandingkan situasi Prabowo dengan era presiden sebelumnya yang menurutnya tidak menerima tekanan ekonomi dan politik seberat saat ini.

Ia bahkan menyamakan langkah Prabowo dengan perjuangan Mahathir Mohamad saat memimpin Malaysia melalui gagasan dalam buku The Dilemma Malaya.

"Penyakit kronis di Bangsa ini sejak di berlakukan UUD1945. Penerapan pasal 33 belum dilaksakan oleh Presiden sebelum Prabowo. Baru di era Prabowo ini lah di sampaikan secara tegas pada Rapat Di DPR tanggal 20 Mei 2026 lalu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Muslim menduga adanya skenario untuk menurunkan Prabowo demi menggantinya dengan sosok yang lebih mudah dikendalikan oleh kepentingan pemodal.

Prabowo dinilai terlalu berbahaya bagi para oligarki karena tidak bisa disetir oleh kekuatan ekonomi rakus yang selama ini menguasai Republik. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung