Berita, Hukum

Motif Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei Terungkap, Atlet MMA Jadi Salah Satu Pelaku

Repelita.net

20 April 2026 19:16 WIB • 1,015 view

Motif Dendam di Balik Pembunuhan Nus Kei Terungkap, Atlet MMA Jadi Salah Satu Pelaku
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Motif pembunuhan terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, akhirnya terungkap setelah polisi memeriksa dua orang pelaku.

Kedua pelaku yang ditangkap kurang dari dua jam setelah kejadian adalah HR (28) dan FU (36), dengan HR diketahui berprofesi sebagai atlet Mixed Martial Arts (MMA).

ADVERTISEMENT

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rosita Umasugi, mengatakan bahwa saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara.

Insiden penikaman yang mengakibatkan korban tewas itu terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra pada Minggu (19/4/2026) pukul 11.25 WIT.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, menegaskan bahwa berdasarkan hasil penyidikan sementara, motif utama pembunuhan ini adalah dendam lama.

"Motifnya dendam, itu hasil penyidikan sementara," kata Kapolres kepada awak media.

Identitas pelaku HR diketahui sebagai atlet tarung bebas atau Mixed Martial Arts (MMA) yang memiliki postur tubuh atletis.

Sementara itu, FU merupakan warga sipil biasa yang diduga berperan membantu rekannya dalam aksi penikaman tersebut.

Keduanya ditangkap oleh aparat dalam kondisi tangan terikat dan tanpa alas kaki di lokasi kejadian.

Foto penangkapan yang beredar menunjukkan HR mengenakan kaos hitam dengan tato menghiasi bagian lengannya.

Sedangkan FU terlihat memakai kaos putih polos dipadukan dengan celana panjang berwarna biru.

Peristiwa penikaman terjadi saat Nus Kei baru saja mendarat usai melakukan perjalanan udara dari Jakarta.

Korban langsung dievakuasi dengan tergesa-gesa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT.

Meskipun sempat mendapatkan perawatan medis intensif, Nus Kei akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka tikaman yang sangat parah.

Detail persoalan yang menjadi akar konflik antara pelaku dan korban belum diungkap lebih jauh oleh pihak kepolisian.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung