Repelita [Jakarta] - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, sempat melayangkan protes kepada wasit Slavko Vincic dalam partai final Piala Dunia 2026.
Pemicunya adalah tindakan bek Spanyol, Marc Cucurella, yang kedapatan menutupi mulutnya saat berinteraksi di tengah lapangan.
ADVERTISEMENT
Kejadian berlangsung saat pemain Argentina melakukan protes kepada pengadil lapangan menyusul kartu merah yang diberikan kepada Enzo Fernandez.
Saat menghampiri Messi, Cucurella terlihat sempat menutup mulut dengan tangan sesaat sebelum kembali melepasnya.
Merespons gestur tersebut, Messi segera memberi isyarat kepada Slavko Vincic agar memberikan hukuman kartu merah kepada bek kiri Spanyol itu.
Permintaan sang kapten tidak dikabulkan karena wasit menilai aksi Cucurella tidak melanggar aturan FIFA yang berlaku.
Seorang pemain baru bisa dikenai sanksi berat jika tindakan menutup mulut disertai ucapan menghina atau provokatif dalam situasi konfrontatif.
Wasit menilai percakapan tersebut tidak mengandung unsur pelanggaran sehingga laga tetap berlanjut tanpa sanksi tambahan.
Pertandingan tersebut menjadi sorotan karena Slavko Vincic merupakan wasit yang memimpin laga Argentina kontra Arab Saudi pada Piala Dunia 2022.
Kejadian itu menjadi kekalahan terakhir bagi La Albiceleste di ajang Piala Dunia sebelum takluk dari Spanyol di final edisi 2026.
Wasit yang memimpin laga final ini adalah wasit yang juga menyaksikan Argentina kalah 2-1 dari Arab Saudi pada Piala Dunia 2022, kata pengamat sepak bola Bimo Adhy Nugroho.
Tindakan Messi yang meminta kartu merah justru memicu kritik tajam dari berbagai kalangan pengamat dunia.
Ini adalah keputusasaan dari Messi, ujar presenter BBC, Gabby Logan.
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, turut menyampaikan kekecewaan atas sikap kapten Argentina tersebut di atas lapangan hijau.
Memang benar Argentina sering memainkan permainan seperti itu dan kita sudah mengetahuinya.
Tetapi yang Anda harapkan di final Piala Dunia adalah sportivitas yang baik.
Sangat menyedihkan melihat Lionel Messi melakukan hal itu, kata Rooney.
Pandangan senada disampaikan mantan kiper Timnas Inggris, Joe Hart, yang mengaku tidak menikmati perilaku sang megabintang.
Saya sama sekali tidak menikmati itu dari Messi.
Dia menyadari betapa dominannya Spanyol di final ini hingga akhirnya bereaksi seperti itu, ucap Hart.
Di sisi lain, mantan bek Manchester City, Micah Richards, mencoba membela tindakan Messi dengan menyebutnya tidak terlalu serius.
Tidak ada yang istimewa.
Dia bahkan tidak menutupi seluruh mulutnya, hanya sebagian.
Saya rasa tidak ada yang ingin melihat seorang pemain diusir pada final Piala Dunia karena kejadian seperti itu, kata Richards.
Spanyol akhirnya memastikan gelar juara dunia setelah unggul 1-0 hingga peluit akhir dibunyikan oleh Slavko Vincic. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok