Repelita [Jakarta] - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan agar pengelolaan fasilitas asrama di seluruh Sekolah Rakyat diselenggarakan secara profesional dengan standar kualitas setara hotel berbintang lima.
Menurutnya, lingkungan asrama memegang peranan krusial sebagai pusat pembentukan karakter siswa mengingat seluruh aktivitas keseharian berlangsung selama 24 jam penuh di lokasi tersebut.
ADVERTISEMENT
Anggap seperti mengelola hotel bintang lima. Bagaimana toiletnya, bagaimana tata kelolanya, bagaimana SDM-nya. Semua harus dipersiapkan dari sekarang.
Dalam koordinasi bersama jajaran pendidikan, ia menekankan bahwa tanggung jawab menciptakan disiplin serta kenyamanan lingkungan berada di tangan seluruh elemen sekolah.
Mulai sekarang, bukan nanti. Kesiapan harus dibangun jauh sebelum Sekolah Rakyat permanen diresmikan.
Gus Ipul menegaskan pentingnya keseragaman standar operasional prosedur agar tidak terjadi disparitas kualitas pelayanan antarfasilitas pendidikan di berbagai wilayah.
Semua harus terprotokol dan terdokumentasi dengan baik. Tidak boleh ada Sekolah Rakyat yang kualitas layanannya jauh berbeda dengan yang lain.
Kementerian Sosial juga berencana mengintegrasikan sistem pengawasan berbasis teknologi melalui pemasangan kamera pengawas di titik-titik strategis asrama demi menjamin keamanan siswa.
Pihaknya menuntut para pemimpin sekolah untuk meningkatkan kapasitas manajerial demi membangun budaya tertib yang berdampak positif bagi peserta didik.
Naikkan level kepemimpinan dan cara berpikir kita. Bangun budaya disiplin, kebersihan, ketertiban, dan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok