Berita, Nasional

[MENOHOK] Ray Rangkuti Sindir Prabowo Soal Kabur ke Yaman: Kabur ke Jordan Bisa Jadi Presiden

Repelita.net

01 May 2026 23:56 WIB • 1,374 view

[MENOHOK] Ray Rangkuti Sindir Prabowo Soal Kabur ke Yaman: Kabur ke Jordan Bisa Jadi Presiden
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung tren "kabur aja dulu" dan menyarankan pihak yang ingin pergi ke Yaman terus memantik respons dari berbagai kalangan, termasuk pengamat politik Ray Rangkuti.

Pengamat politik Ray Rangkuti menyinggung masa lalu Prabowo yang pernah berada di luar negeri dengan menyampaikan perbandingan antara Yaman dan Yordania dalam nada yang sangat satir.

ADVERTISEMENT

"Yang sudah terbukti, kabur ke Jordan bisa jadi Presiden (Menyinggung Prabowo yang mengasingkan diri ke Yordania pada 1998)," ujar Ray dikutip dari berbagai sumber pada Kamis (30/4/2026).

"Jadi lebih baik ke Jordan atau ke Yaman?" tambahnya dengan pertanyaan retoris yang menyindir masa lalu Prabowo.

Seperti diketahui publik, Prabowo pernah mengasingkan diri ke Yordania pada pertengahan tahun 1998 pasca gejolak politik dan berbagai tuduhan yang terkait dengan kerusuhan masa itu.

Menurut sumber-sumber yang dapat dipercaya, Prabowo memilih tinggal di Amman, ibu kota Yordania, untuk menghindari fitnah dan tekanan politik di tanah air.

Kala itu, Prabowo merasa dirinya dituduh secara tidak adil sebagai dalang di balik kerusuhan 1998 yang mengguncang pemerintahan Presiden Soeharto.

Nada sindiran serupa juga disampaikan oleh Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi, yang ikut meramaikan perdebatan publik.

"Sebenarnya kalau ada yang mau kabur itu enaknya ke Yaman apa ke Jordan?" cetus Gus Hilmi dengan pertanyaan yang mengundang senyum sekaligus kritik.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik usai menyampaikan pidato dalam agenda groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4/2026).

Dalam sambutannya yang berapi-api, Prabowo menyinggung dua istilah yang sempat ramai menjadi perbincangan di media sosial belakangan ini.

Dua istilah tersebut adalah "Indonesia Gelap" dan "kabur aja dulu" yang sering digunakan oleh pihak-pihak pesimis terhadap kondisi bangsa.

Sebelum menyentuh soal kabur, Prabowo terlebih dahulu menanggapi narasi pesimistis mengenai kondisi Indonesia yang kerap digaungkan oleh sebagian pihak.

Orang nomor satu di Indonesia ini menegaskan dengan tegas bahwa anggapan yang menyebut Indonesia berada dalam kondisi gelap merupakan pandangan yang sangat keliru.

“Indonesia gelap. Matanya burem (bilang) Indonesia gelap," ujar Prabowo dengan nada sedikit emosi.

Lebih jauh, ia menekankan pandangannya yang optimis mengenai kondisi bangsa saat ini di berbagai bidang.

“Indonesia terang," tegasnya menegaskan bahwa negaranya tidak sedang dalam kondisi buruk seperti yang dituduhkan.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung tren "kabur aja dulu" yang kerap muncul di ruang digital sebagai bentuk sindiran terhadap situasi dalam negeri.

Dengan nada yang terkesan menyindir, ia mempersilakan dengan lapang dada pihak-pihak yang ingin pergi meninggalkan Indonesia.

“Ada yang mau kabur, kabur aja. Kau kabur aja ke sana," Prabowo menuturkan dengan santai.

“Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan, mau kabur ke mana," tambahnya seraya menyebutkan salah satu negara di Timur Tengah yang sedang dilanda konflik.

Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk melihat kondisi global secara lebih luas dan jujur.

Ia menganggap bahwa Indonesia saat ini termasuk negara yang paling aman dibandingkan dengan banyak negara lain di dunia.

“Hey orang-orang pintar, bukalah berita yah, lihatlah yah, kita ditempatkan di negara paling aman di dunia sekarang," imbuhnya meyakinkan.

Lebih jauh, Prabowo kembali melontarkan kalimat bernada satire yang langsung menjadi viral dan ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform.

“Kabur aja deh (meledek), iya kabur aja biar kita gak gaduh," ujarnya menutup pernyataan kontroversial tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung