Repelita Jember - Tindakan indisipliner seorang wakil rakyat di daerah Jawa Timur yang kedapatan asyik bersenang-senang di tengah jalannya rapat kedewanan berujung pada pemanggilan paksa oleh mahkamah internal organisasi politiknya
Nasib karier politik dari oknum legislator bernama Achmad Syahri Assidiqi tersebut dipertaruhkan setelah perbuatan tidak terpujinya terekam kamera hingga menjadi viral dan memicu kemarahan publik luas
ADVERTISEMENT
Langkah tegas diambil oleh jajaran pengurus pusat partai dengan menggelar persidangan kilat khusus yang dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 15 Mei 2026 demi menyelamatkan reputasi kelembagaan
Konfirmasi mengenai pelaksanaan penegakan disiplin keanggotaan tersebut disampaikan secara terbuka oleh Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman melalui saluran komunikasi formal
Di hadapan awak media, ia memberikan kepastian mengenai jalannya mekanisme persidangan dengan menyatakan “Iya benar. Sidang akan digelar hari ini jam 14.00 di Ruang Sidang Majelis Kehormatan atau Mahkamah Partai Gerindra,” secara tegas
Anggota DPR RI ini juga menggarisbawahi bahwa penanganan pelanggaran moral kadernya tersebut akan dieksekusi secara cepat tanpa adanya penundaan waktu guna memberikan efek jera yang nyata
Ia mempertegas komitmen penegakan aturan dengan melontarkan kalimat “Sidang akan saya pimpin langsung selaku Ketua Majelis Kehormatan atau Mahkamah Partai. Adapun putusan akan dikeluarkan hari ini juga,” di hadapan publik
Berdasarkan dokumen resmi dengan nomor registrasi 05-012/A/MK-GERINDRA/2026 yang diterbitkan pengurus pusat, sang terlapor diwajibkan hadir secara fisik dengan membawa seluruh barang bukti pendukung
Pemicu utama dari kegaduhan ini adalah beredarnya cuplikan rekaman amatir saat anggota Komisi D tersebut asyik mengoperasikan aplikasi permainan jenis strategi perang di gawai miliknya sembari mengisap tembakau
Ironisnya, perilaku buruk tersebut dipertontonkan saat ruang sidang tengah mendengarkan pemaparan krusial mengenai penanganan masalah gizi buruk pada balita serta sistem pelayanan kesehatan masyarakat miskin
Pertemuan resmi yang dinodai oleh aksi tidak etis sang wakil rakyat tersebut sejatinya turut dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan, BPJS, serta perwakilan belasan kepala puskesmas pada Senin, 11 Mei 2026
Merespons hancurnya marwah institusi akibat ulah anggotanya, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim langsung menyampaikan pernyataan duka mendalam serta permohonan maaf terbuka ke hadapan publik
Dalam keterangannya pasca insiden memalukan itu mencuat, ia menegaskan komitmen penegakan regulasi internal dengan menyatakan “Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf dan kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga,” secara serius
Persoalan etika moral ini dipastikan akan diserahkan sepenuhnya kepada Badan Kehormatan legislatif daerah setempat guna memproses sanksi administratif berupa pencopotan jabatan ataupun pemecatan tidak terhormat
Dirinya juga menambahkan bahwa sanksi berlapis dari internal organisasi akan berjalan beriringan melalui penegasan penutup berupa “Kalau kami dari partai tentu akan menindak anggota tersebut melalui teguran ataupun sanksi administratif maupun sanksi disiplin keanggotaan di partai,” secara lugas.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok