Berita, Nasional

Mahfud MD sedih mahasiswa UBK terima suap Rp 20 juta terkait demo, bandingkan dengan buzzer

Repelita.net

28 June 2026 00:25 WIB • 764 view

Mahfud MD sedih mahasiswa UBK terima suap Rp 20 juta terkait demo, bandingkan dengan buzzer
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengaku prihatin dengan pengakuan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang menerima uang Rp 20 juta terkait aksi unjuk rasa.

Mahfud menyebut fenomena mahasiswa yang mendapat bayaran bukanlah pemandangan baru dalam sejarah gerakan kampus.

ADVERTISEMENT

“Ya, sangat menyedihkan kalau sampai mahasiswa mau dibayar untuk itu,” ujar Mahfud di sela acara peluncuran buku di University Club UGM, Kamis (25/6/2026).

Ia menuturkan bahwa sejak era mahasiswanya dulu, sudah ada kelompok kecil yang keluar dari arus utama perjuangan.

“Zaman saya mahasiswa dulu banyak intel-intel tuh mahasiswa, merangkap intel, merangkap jadi aktivis,” kenangnya.

Mahfud lantas membandingkan praktik lama itu dengan keberadaan buzzer di era sekarang.

“Sekarang orang yang dibayar tuh ada buzzer kan. Kemudian ada aktivis mahasiswa seperti yang terjadi di Jakarta di UBK itu,” imbuhnya.

Namun demikian, ia menilai kasus yang menimpa UBK hanyalah arus kecil dan relatif mudah terdeteksi.

Mahfud pun berpesan agar mahasiswa tidak mudah dipecah belah oleh kepentingan tertentu dan fokus pada perjuangan objektif.

“Sebaiknya mahasiswa tuh jangan mau dipecah-pecah, ada BEM tandingan, ada BEM ini, BEM itu gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdimaludin, mengakui menerima uang dari oknum senior yang bersumber dari aparat kepolisian.

Uang tersebut diberikan sebelum aksi dengan tujuan mengalihkan lokasi demo dari Istana Negara ke Gedung DPR RI. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung