Repelita [Jakarta] - Mahfud MD melontarkan kritik tajam mengenai durasi masa jabatan pimpinan tinggi kepolisian yang belakangan ini menjadi sorotan publik.
Menurut mantan Menko Polhukam tersebut, masa tugas yang terlalu panjang bagi seorang Kapolri sangat berisiko menciptakan penyimpangan dalam sistem kerja organisasi.
ADVERTISEMENT
"Kekuasaan makin lama makin rusak, kok dipaksakan?" ujar Mahfud saat memberikan pandangan mengenai pentingnya sirkulasi jabatan dalam institusi penegak hukum.
Ia menilai bahwa memaksakan seseorang untuk tetap berada dalam posisi strategis dalam jangka waktu lama justru dapat merugikan kesehatan organisasi secara jangka panjang.
Mahfud menekankan bahwa pembatasan masa jabatan merupakan elemen krusial untuk mencegah terjadinya konsentrasi kekuasaan yang tidak sehat di tubuh kepolisian.
Selain itu, ia berpendapat bahwa regenerasi kepemimpinan harus terus berjalan untuk memastikan adanya penyegaran gagasan serta menjaga profesionalisme personel.
Pandangan ini disampaikan sebagai pengingat bagi pihak pengambil kebijakan agar tidak melanggengkan praktik yang justru bisa menurunkan kredibilitas lembaga negara di mata masyarakat.
Pernyataan tersebut mencerminkan kegelisahan mengenai arah reformasi birokrasi yang seharusnya lebih mengedepankan kepentingan sistem ketimbang kepentingan individu tertentu. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok