Berita, Nasional

Mahasiswa Demo soal MBG-BBM, Pengamat: Kalau Prabowo Gak Dengar, Jangan Harap Bertahan 2029

Repelita.net

13 June 2026 01:04 WIB • 972 view

Mahasiswa Demo soal MBG-BBM, Pengamat: Kalau Prabowo Gak Dengar, Jangan Harap Bertahan 2029
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, melontarkan peringatan kepada pemerintah agar tidak mengabaikan suara mahasiswa yang belakangan menggelar aksi demonstrasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Aksi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di Jakarta pada Jumat (12/6/2026) itu membawa sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.

ADVERTISEMENT

Selain menyoroti program MBG, mahasiswa juga menyinggung penggunaan anggaran negara serta berbagai kebijakan yang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat.

Fernando menilai hingga kini pemerintah belum menunjukkan respons yang memadai terhadap tuntutan yang disampaikan para mahasiswa.

"Kalau saya lihat dari lima tuntutan itu ya, satu pun gak ada yang direspons. Pak Prabowo ini sepertinya bebal sekali dengan kritik-kritik dari masyarakat," ujar Nando.

Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak memandang kritik sebagai ancaman, melainkan sebagai masukan untuk memperbaiki arah kebijakan yang dinilai belum tepat sasaran.

Karena itu, ia berharap Presiden Prabowo Subianto bersedia membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat dan kalangan mahasiswa.

"Saya berharap sekali Pak Prabowo selaku presiden mau mendengarkan. Jangan langsung menutup telinga terkait kritik-kritik masyarakat," sambungnya.

Fernando juga menegaskan bahwa tidak ada yang salah apabila seorang pemimpin mengakui kekurangan maupun kekeliruan dalam menjalankan pemerintahan.

Ia mengingatkan bahwa ketidakmampuan pemerintah merespons aspirasi publik berpotensi memicu gelombang demonstrasi yang lebih besar di masa mendatang.

Menurutnya, perubahan gaya kepemimpinan yang lebih terbuka terhadap kritik menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

"Kalau memang pemerintahan ini ingin bertahan sampai 2029, ubah gaya kepemimpinannya, ubah gaya untuk mendengarkan aspirasi. Tapi kalau itu tidak dilakukan, saya gak yakin pemerintahan ini akan bertahan sampai 2029," pungkas Nando. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung