Berita, Timur Tengah

Licik, AS Perpanjang Gencatan Senjata tapi Jatuhkan Sanksi Baru ke Pemasok Senjata Iran, Manuver Ganda Tuai Sorotan

Repelita.net

23 April 2026 19:52 WIB • 943 view

Licik, AS Perpanjang Gencatan Senjata tapi Jatuhkan Sanksi Baru ke Pemasok Senjata Iran, Manuver Ganda Tuai Sorotan
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Sebuah manuver licik Amerika Serikat di tengah kebuntuan diplomasi dengan Iran akhirnya terbongkar setelah Washington mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada para penyuplai amunisi ke Teheran.

Langkah ganda yang dinilai kontradiktif ini dilakukan AS di saat yang bersamaan dengan perpanjangan gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump.

ADVERTISEMENT

Di satu sisi Trump memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu, namun di sisi lain pemerintahannya justru memperketat tekanan ekonomi melalui sanksi baru.

Kementerian Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap 14 individu dan perusahaan yang dituding membantu Iran memperoleh persenjataan pasca serangan gabungan AS dan Israel.

Target sanksi tersebut mencakup sejumlah entitas berbasis di Iran, Turki, dan Uni Emirat Arab yang dinilai terlibat dalam pengadaan maupun pengiriman komponen militer.

"Seiring Amerika Serikat terus menguras persediaan rudal balistik Iran, rezim tersebut berupaya membangun kembali kapasitas produksinya," demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Keuangan AS pada Selasa (21/4).

Washington juga menyoroti perubahan strategi militer Iran yang semakin bergantung pada penggunaan drone tempur seri Shahed untuk menyerang AS dan sekutunya.

Manuver licik ini terbaca jelas karena AS secara bersamaan menjatuhkan sanksi ekonomi berat sambil mengulur waktu melalui perpanjangan gencatan senjata.

Trump mengklaim perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu dilakukan atas permintaan Pakistan yang bertindak sebagai mediator dalam konflik tersebut.

"Saya telah menyetujui permintaan Pakistan 'untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,'" kata Trump dalam pernyataannya.

Para analis menilai bahwa manuver AS ini adalah taktik untuk melemahkan Iran secara perlahan sambil menghindari eskalasi konvensional yang lebih berbahaya.

Dengan menjatuhkan sanksi kepada para penyuplai amunisi, AS berharap dapat menghentikan aliran persenjataan ke Teheran secara bertahap namun efektif.

Sementara itu gencatan senjata yang diperpanjang dimanfaatkan AS untuk mengkonsolidasikan kekuatan sekutu di kawasan tanpa harus terlibat perang terbuka.

Iran sendiri hingga saat ini belum memberikan respons resmi terhadap sanksi terbaru yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung