Berita, Viral Sosmed

Lengser Bukan Berarti Berhenti Bermanuver: 2029 Tak Boleh Diutak-atik dari Balik Layar

Repelita.net

02 September 2026 15:26 WIB • 446 view

Lengser Bukan Berarti Berhenti Bermanuver: 2029 Tak Boleh Diutak-atik dari Balik Layar
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah perdebatan sengit antarwarga netizen di platform media sosial X mendadak menjadi sorotan luas publik pada Selasa, 2 September 2026.

Perbincangan hangat tersebut bermula ketika akun @arifbalikpapan1

ADVERTISEMENT

melontarkan kritik pedas terkait dinamika perpolitikan nasional pasca pergantian kepemimpinan pemerintahan.

Dalam unggahan yang dipublikasikan pada pukul 8.01 pagi tersebut, pemilik akun menyoroti dugaan intervensi politik jangka panjang serta pencapaian keluarga kekuasaan.

Isi cuitan tersebut ditulis persis sebagai berikut: Bukan juga surat izin jadi raja seumur hidup. Yang dikritik bukan jejak jabatan. Yang dikritik: sudah lengser, masih utak-atik 2029. Anak tak kompeten jadi wapres lewat MK adik ipar. Masih 2026 kades diarak. Main raja2an, Relawan bisik percepatan pemilu. Tutup mata soal manuver setelah berakhir jabatan? Boleh Tapi berakal sehatlah.

Pernyataan tersebut langsung memancing respons pro dan kontra dari warganet lainnya yang saling berbalas komentar dalam kolom tanggapan postingan tersebut.

Akun @BapakFadilLagi

memberikan pembelaan keras terhadap rekam jejak kepemimpinan tokoh yang disinggung oleh pengunggah utama melalui cuitannya.

Balasan komentar dari akun pembela tersebut dituangkan secara utuh tanpa ada perubahan redaksional sedikit pun seperti berikut: Jadi Walikota. Jadi Gubernur Jadi Presiden Jadi Presiden Lu bilang pecundang? Ya in saja deh .. Biar lu terhibur Biar mental lu gak makin parah.

Perang argumen antarakun tersebut terus berlanjut ketika pemilik akun @arifbalikpapan1

kembali membalas dengan kalimat bernada menyindir perilaku narsis tokoh publik.

Pendukung kubu seberang, akun @Wwn0303

, turut ambil bagian dalam diskusi dengan melontarkan kritik keras terhadap pihak yang dianggap kerap mempermasalahkan hasil pemilihan umum.

Tanggapan bernada emosional dari akun tersebut ditulis secara persis tanpa perubahan teks berikut: elu aja yg bego dan goblog...jelas2 mereka dipilih rakyat gitu kok,... ribet banget hidup elu.

Menanggapi komentar tersebut, pemilik akun @arifbalikpapan1

memberikan klarifikasi singkat mengenai legitimasi posisi kepemimpinan dalam tatanan sistem pemerintahan presidensial saat ini.

Dinamika perdebatan dunia maya ini mencerminkan tingginya polarisasi pandangan politik masyarakat Indonesia dalam menyikapi berbagai isu kebijakan strategis serta kontroversi kekuasaan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung