Berita, Nasional

Kunjungan Joko Widodo ke Lampung Diwarnai Pencopotan Baliho dan Seruan Aksi Penolakan oleh Tokoh Adat Setempat

Repelita.net

27 June 2026 23:47 WIB • 1,249 view

Kunjungan Joko Widodo ke Lampung Diwarnai Pencopotan Baliho dan Seruan Aksi Penolakan oleh Tokoh Adat Setempat
Foto: Istimewa

Repelita [Lampung] - Agenda undang-undang Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke Provinsi Lampung selama tiga hari sejak Jumat (26/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026) disebabkan gejolak penolakan dari unsur masyarakat setempat.

Sejumlah penyambutan baliho yang terpasang di akses masuk kawasan Taman Wisata Purbakala Pugung Raharjo, Lampung Timur, dilaporkan hilang setelah dicopot secara paksa.

ADVERTISEMENT

Tindakan tersebut disinyalir merupakan bentuk protes dari kalangan tokoh adat serta zuriat Kebandaran Sekappung Limo Migo yang tidak menyambut baik kedatangan mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Gelombang keberatan juga mengemuka melalui media sosial, di mana seruan untuk turun ke jalan di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, mulai digaungkan oleh berbagai pihak.

Menyanggapi dinamika lapangan tersebut, Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara, Relly Reagen, mengaku belum memegang data akurat mengenai atribut kejadian pencopotan maupun rencana aksi pembekuan.

"Saya tidak tahu. Saat ini saya sedang fokus mengawal proses penerimaan gelar adat dari lima kerajaan di Kedaton Keagungan, Kota Sepang, Way Halim, Bandar Lampung," ujar Relly saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026).

Meski ketegangan di lapangan sempat memanas, Relly memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja dan safari politik Jokowi tetap terlaksana sesuai dengan perencanaan awal.

Agenda padat dimulai Sabtu pagi dengan penerimaan gelar adat, dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Daerah Partai Solidaritas Indonesia di Wisma Rimbawan.

Jokowi juga dijadwalkan menyambangi Museum Transmigrasi di Pesawaran untuk mengadakan pertemuan dengan warga sekitar serta kader partai politik pengusungnya.

Selain berdialog dengan ratusan pelaku usaha mikro di Pringsewu, mantan Walikota Solo tersebut akan menutup agenda Sabtu dengan acara ramah tamah bersama relawan di Way Halim.

Rangkaian hukum ditutup pada Minggu (28/6/2026) dengan kegiatan Kirab Budaya di Lampung Timur yang diprediksi akan dipenuhi ribuan massa dari berbagai elemen.

Agenda terakhir meliputi blusukan ke Pasar Kota Gajah serta silaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Qodiri sebelum kembali bertolak menuju Jakarta melalui Bandara Radin Inten II. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung