Berita, Nasional

Kritik Tajam Wakil BEM UI Fathimah Azzahra terhadap Program Pemerintah Viral, Netizen Puji Kecerdasan Intelektual Generasi Z

Repelita.net

27 June 2026 23:12 WIB • 1,007 view

Kritik Tajam Wakil BEM UI Fathimah Azzahra terhadap Program Pemerintah Viral, Netizen Puji Kecerdasan Intelektual Generasi Z
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sosok Fathimah Azzahra kini menjadi perhatian nasional berkat gaya komunikasinya yang cerdas dan tenang saat mengkritisi berbagai kebijakan strategis pemerintah.

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menjabat sebagai Wakil Ketua BEM UI periode 2026 yang secara konsisten mengawali isu-isu publik.

ADVERTISEMENT

Penampilannya dalam forum debat di televisi nasional dinilai berhasil membawa warna baru bagi pergerakan mahasiswa yang selama ini sering mengandalkan luapan emosi.

Fenomena ini turut memancing respon positif dari warganet, salah satunya diutarakan oleh akun Facebook bernama Faqir Ilmu melalui unggahannya.

Dalam tautan https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0C3mDV6i4DrrYcAGq91f9iZSndyTNA27uddXkZRSvGrsi1UWsohjixUK7k3FiT3gol&id=100064125648114akun tersebut memuji keberanian intelektual yang ditunjukkan oleh sang mahasiswi.

"Namanya Fatimah Azzahra kecerdasan dari GenZ saat ini..Bayangkan Wakil BEM UI seperti ini bagaimana dgn Ketuanya..Apalagi dgn Dosen²nya di UI..Tp pertanyaannya apakah Dosen²nya di UI seberani dia..? Kereeen abis pokoke buat Fatimah Azzahra.."

Sorotan publik semakin meluas ketika Fathimah dengan berani menyentuh isu mengenai ketimpangan infrastruktur dan akses pendidikan dasar di wilayah pelosok tanah air.

"Anak sekolah itu butuh akses, bukan hanya makanan gratis. Banyak anak di daerah terpencil yang harus bertaruh nyawa menyebarkan sungai dengan jembatan rusak atau perahu seadanya hanya demi bisa sampai ke sekolah."

Ia juga menggunakan analogi medis guna menggambarkan situasi kebijakan negara yang menurutnya hanya menyentuh gejala permukaan tanpa pernah menyelesaikan inti permasalahan.

"Persoalan yang dihadapi bangsa saat ini seperti penyakit. Penyakit itu harus ditangani secara tegas dari akarnya agar tidak semakin memburuk dan meluas ke mana-mana."

Dalam forum tersebut, ia juga melontarkan pertanyaan tajam mengenai transparansi anggaran program strategi agar triliunan uang negara tidak jatuh ke pihak yang salah.

"Siapa sebenarnya yang paling kenyang dengan program Makan Bergizi Gratis ini?"

Fathimah mengakhirinya dengan kritik tajam terhadap pemerintah yang dinilai tidak menghargai perbedaan pendapat dan cenderung mendiskreditkan masyarakat yang memberi masukan.

“Saat menghadapi kritik di podium, presiden menjadi bahan bercandaan dan tidak menunjukkan rasa hormat. Orang-orang yang memberikan kritik justru dikesampingkan dan disebut sebagai antek-antek asing.”

Kehadiran sosok seperti Fathimah ini diharapkan terus memicu lahirnya generasi pemimpin mahasiswa yang mengutamakan argumentasi ilmiah daripada sekadar retorika belaka. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung